Blue Flame di Kawah Ijen Ditegaskan Merupakan Satu-satunya di Dunia

Ardian Fanani - detikJatim
Kamis, 27 Jan 2022 15:59 WIB
blue flame di ijen
Blue flame di Ijen (Foto: Dok. Disbudpar Banyuwangi)
Banyuwangi -

Ini kabar terbaru tentang Gunung Kawah Ijen. Selama ini banyak pihak meyakini bahwa fenomena api biru (blue flame) layaknya yang dapat dijumpai di Ijen juga bisa ditemukan di Islandia. Namun, pada perkembangan terbaru, fenomena blue flame tersebut dipercaya hanya ada di Gunung Ijen dan menjadi satu-satunya di dunia. Apakah benar?

Hal itu diungkapkan Abdillah Baraas, Ketua harian Geopark Ijen. Menurutnya, TWA Kawah Ijen menjadi satu-satunya yang memiliki api biru tersebut dibahas di beberapa kegiatan webinar yang digelar oleh Geopark Ijen.

Abdillah Baraas mengaku beberapa pengamat gunung berapi dunia sempat memberikan testimoni adanya Blue Flame hanyalah ada di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Mereka adalah Valentin R Troll dari Uppsala University Sweden, Prof Kim Berlo dan Dr Vincent van Hinsberg dari McGill University Canada.

"Beliau mengatakan bahwa Kawah Ijen merupakan tempat terbaik untuk melakukan penelitian tentang gunung api karena beberapa fenomena yang cukup jarang ditemukan di dunia terjadi di Kawah Ijen," ujarnya kepada detikJatim, Kamis (27/1/2022).

Fenomena yang dimaksud Abdillah Baraas, meliputi kawah asam yang merupakan kawah asam terbesar di dunia dan fenomena blue flame yang diklaim merupakan satu-satunya di dunia yang berada di kawah gunung api aktif karena dipengaruhi oleh sulfur yang ada.

Mereka bahkan sudah melakukan penelitian di Kawah Ijen. Mereka mengaku, tidak ada lokasi yang sama dengan Kawah Ijen yang mengeluarkan api biru di sekitar kawah. Bahkan Prof Kim yang sudah melakukan riset dalam waktu lama di Islandia, imbuh Abdillah, ternyata tidak pernah ditemukan blue flame di sana.

"Karena secara struktur geologi berbeda dengan yang ada di kawasan ijen. Sehingga bisa disimpulkan bahwa blue flame Ijen merupakan satu-satunya blue flame yang ada di kawah gunung api aktif yang ada di dunia," tegasnya.

"Mungkin mulai sekarang bisa disosialisasikan dan diluruskan bahwa Ijen kita ini memiliki satu-satunya blue flame yang ada di kawah gunung api aktif di dunia," tambahnya.

Blue Flame muncul karena tekanan gas yang berinteraksi dengan belerang. Keluarnya H2S dipermukaan dengan suhu tinggi, menimbulkan api dengan warna biru. Sehingga kemudian dijuluki dengan api biru.

"Blue flame muncul seperti halnya kompor gas. Berbeda dengan kompor minyak yang menyala melalui kapiler. Ada gas dari sistem magmatik di bawah Ijen sehingga H2S keluar di permukaan dengan suhu tinggi kemudian berinteraksi dengan belerang menimbulkan api biru," pungkasnya.

Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.386 mdpl dan terletak berdampingan dengan Gunung Merapi.

Salah satu fenomena alam yang paling terkenal dari Gunung Ijen adalah blue flame (api biru) di dalam kawah yang terletak di puncak gunung tersebut. Pendakian gunung ini bisa dimulai dari dua tempat, yakni dari Banyuwangi atau dari Bondowoso.



Simak Video "Pesona Keindahan kawah Ijen, Pemandangan Danau Terindah di atas Awan, Bondowoso"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)