Persela Lamongan bakal menghadapi tantangan berat di ajang League Cup 2026/2027. Hasil drawing menempatkan Laskar Joko Tingkir di Grup I Zona Timur 1 bersama dua klub Super League, yakni Persijap Jepara dan Madura United.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti menyambut hasil drawing tersebut dengan positif. Menurutnya, keberadaan dua tim kasta tertinggi menjadi kesempatan bagi Persela untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas permainan.
"Ya, saya pikir ini bagus, tantangan buat Persela. Satu grup dengan Madura, dengan Persijap. Saya pikir ini jadi tantangan buat kita melawan tim-tim dari Liga 1," kata Bima, Kamis (8/10).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Persela saat ini juga tengah berjuang di kompetisi Liga 2, Bima memastikan timnya tidak akan menganggap League Cup sebagai ajang sampingan. Persela tetap ingin bersaing untuk mendapatkan tiket ke babak berikutnya.
"Yang pasti kita juga fokus di kompetisi Liga 2, tapi kita juga memprioritaskan untuk bersaing di League Cup," ujarnya.
Bima menyebut peluang Persela untuk bersaing tetap terbuka meski harus menghadapi dua klub dari kasta tertinggi. Dia menilai regulasi yang mewajibkan tim menggunakan tiga pemain asing membuat persaingan menjadi lebih berimbang.
"Semua punya peluang. Yang paling penting kan kita persiapkan tim. Lagipula regulasinya kan mereka juga harus memakai tiga pemain asing, jadi saya pikir fair saja. Yang paling penting kita persiapkan tim kita dengan baik," tutur pelatih 50 tahun tersebut.
Selain menjadi ajang kompetisi, Bima menilai League Cup dapat memberikan manfaat bagi perkembangan skuad Persela. Padatnya agenda pertandingan membuka peluang bagi tim pelatih untuk melakukan rotasi. Pemain yang selama ini belum banyak mendapatkan menit bermain juga berpeluang menunjukkan kemampuannya.
"Ya, saya pikir bagus buat rotasi pemain. Artinya, kita bisa memberikan pemain-pemain yang belum dapat kesempatan main," kata Bima.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang digelar akan semakin banyak pula kesempatan bagi pemain Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
"Sangat bagus sekali, semakin banyak kompetisi, semakin banyak kesempatan pemain-pemain yang ada di Indonesia untuk bisa berkompetisi," pungkasnya.
