Ini Progres Terbaru Stadion Kanjuruhan Usai Renovasi Rp 355 Miliar

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 25 Agu 2026 13:00 WIB
Perbaikan stadion Kanjuruhan. (Foto: Istimewa)
Malang -

Kondisi Stadion Kanjuruhan yang sempat memprihatinkan usai direnovasi dengan dana APBN senilai Rp 355 miliar sempat menjadi sorotan tajam publik. Sejumlah perbaikan dilakukan PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek renovasi belum juga tuntas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang Eko Margianto mengaku bahwa progres perbaikan adanya sejumlah kerusakan masih berjalan.

Eko menyebut, sasaran utamanya perbaikan meliputi lantai tribun yang mengelupas hingga bagian plafon yang ambrol.

"Perbaikan titik kerusakan masih berjalan oleh vendor Waskita Karya," ujar Eko saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Eko menegaskan, selain lantai tribun, bagian plafon yang rusak parah juga sedang dalam proses perbaikan oleh pemenang tender.

Terkait perkembangannya di lapangan, Eko merinci sejumlah pengerjaan tengah dikebut oleh para pekerja.

Saat ini, proses pemasangan coating atau pelapis tribun difokuskan pada area Gate 3. Sementara itu, untuk proses pembersihan coating tengah berlangsung di area Gate 12 hingga Gate 14.

Untuk pengerjaan atap tribun VVIP, khususnya pada bagian talang air, Eko menyebut progresnya sudah mencapai 50 persen.

Kondisi serupa juga terlihat pada perbaikan atap hall yang menyentuh angka 50 persen, sedangkan perbaikan plafon secara keseluruhan baru mencapai 40 persen.

"Progres terbaru diantaranya pemasangan coting di gate 3, pembersihan coting ada di gate 12 sampai 14. Perbaikan atap (talang air) tribun VVIP masih 50persen, perbaikan atap hall juga masih 50 persen, dan plafon masih berjalan 40 persen," bebernya.

Meski pengerjaan terus berjalan, Eko menyebut tidak ada tenggat waktu pasti terkait kapan perbaikan ini harus rampung.

Hal ini lantaran seluruh perbaikan infrastruktur tersebut masih murni menjadi tanggung jawab dari pihak ketiga.

"Tidak ada deadline karena masih menjadi tanggung jawab pihak ketiga. Kami berharap secepatnya, dan sudah kita sampaikan ke pihak ketiga," tuturnya.

Eko menjelaskan, secara administratif status Stadion Kanjuruhan saat ini masih menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Proses serah terima kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang belum sepenuhnya tuntas.

"Saat ini Stadion Kanjuruhan baru BASTO (Berita Acara Serah Terima Operasional), belum ada BAST (Berita Acara Serah Terima) sehingga perbaikan masih menjadi kewenangan Kementerian PUPR. BAST tergantung dari Kementerian PUPR," jelas Eko.

Pihak Dispora Kabupaten Malang sendiri sejatinya tidak tinggal diam. Eko mengaku telah melaporkan titik-titik kerusakan tersebut jauh hari sebelumnya.

Dispora sudah mengirimkan surat kepada Kementerian PU sejak Mei 2025 terkait kerusakan pascarenovasi, dan terakhir kembali mengirimkan surat peringatan pada Mei 2026.

Kini, Pemkab Malang tengah menunggu keputusan dan langkah lanjutan dari Kementerian PU terkait serah terima aset secara penuh.

"Kami menunggu dari Kementerian PU, selaku yang mempunyai kewenangan. Kalau sudah diserahkan dan menjadi aset Pemkab Malang, maka menjadi tanggung jawab Pemkab Malang terkait pengelolaan dan pemeliharaannya," pungkasnya.



Simak Video "Video Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Malang, 2 Orang Tewas"

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork