Momen Reuni Aji Santoso dan Jacksen F Tiago di Stadion Gelora Delta

Momen Reuni Aji Santoso dan Jacksen F Tiago di Stadion Gelora Delta

Auliyau Rohman - detikJatim
Senin, 06 Jul 2026 00:56 WIB
Jacksen F Tiago bersama Aji Santoso
Jacksen F Tiago bersama Aji Santoso. (Foto: Istimewa)
Sidoarjo -

Aji Santoso dan Jacksen F. Tiago kembali dipertemukan di lapangan hijau. Jika hampir tiga dekade lalu keduanya sama-sama mengantarkan Persebaya Surabaya menjuarai Liga Indonesia musim 1996/1997, kali ini mereka berdiri di kubu yang berbeda sebagai pelatih tim fun football.

Momen reuni itu tersaji dalam ajang Indonesia Fun Football Legends (IFFL) yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (5/7/2026) malam.

Dalam pertandingan bertajuk fun football tersebut, Aji dan Jacksen dipercaya menangani dua tim yang dihuni sederet mantan bintang sepak bola Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim besutan Aji diperkuat sejumlah nama besar seperti Rendi Irwan, Danilo Fernando, Cristian Gonzales, Evan Dimas Darmono, hingga Budi Sudarsono. Sementara tim racikan Jacksen diisi Eka Ramdani, Ronald Fagundes, Anang Ma'ruf, Robertino Pugliara, Airlangga Sucipto, dan sejumlah legenda lainnya.

ADVERTISEMENT

Pertandingan berlangsung seru dengan total sembilan gol tercipta. Tim Aji keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 5-4.

Lima gol kemenangan tim Aji dicetak Danilo Fernando yang memborong dua gol, serta masing-masing satu gol dari Budi Sudarsono, Cristian Gonzales, dan Sunarto. Sementara empat gol tim Jacksen lahir lewat Eka Ramdani, Airlangga Sucipto, Syamsir Alam, dan Christian Rontini.

Meski timnya menang, Aji menegaskan hasil pertandingan bukanlah tujuan utama dari kegiatan ini.

"Tentunya ini pertandingan fun, tidak ada menang atau kalah. Saya hanya berpesan ke pemain. Kalau tidak kuat, minta ganti karena saya gak mau nanti setelah ada laga fun ini mereka sakit," ujar Aji.

Aji juga menilai IFFL menjadi wadah yang positif untuk mempertemukan kembali para legenda sepak bola Indonesia sekaligus sebagai laga amal.

"Saya sudah sampaikan ini adalah kegiatan sosial yang sangat bagus. Bisa membantu legend-legend kita. Kita tahu sendiri teman-teman legend ada juga yang gak ngelatih. Tapi yang jelas ini satu kegiatan yang sangat positif dan bisa berkesinambungan," lanjutnya.

Hal senada diungkapkan Jacksen. Baginya, pertandingan tersebut lebih bermakna sebagai ajang silaturahmi dibanding sekadar mencari kemenangan.

"Ini bukan sebuah pertandingan buat kita. Saya sendiri menganggap ini sebagai pertemuan legenda-legenda. Sebuah kesempatan untuk saya bisa bersilaturahmi dengan Aji, Anang, dan teman-teman yang lama," ujar Jacksen.

Jacksen menilai kebersamaan dan kesempatan bertemu kembali dengan rekan-rekan lamanya jauh lebih berharga dibanding hasil pertandingan.

"Dalam pertandingan memang ada kalah, ada yang menang. Tapi makna dari pertandingan ini lebih dari sebuah hasil pertandingan, tapi bagaimana kita bisa bersilaturahmi. Bisa bertemu kembali dan bisa bercerita hal-hal yang lain, yang dulu kita pernah alami bersama," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads