Saat Aji Santoso Jadi Pelatih Para Legenda

Saat Aji Santoso Jadi Pelatih Para Legenda

Auliyau Rohman - detikJatim
Minggu, 05 Jul 2026 01:45 WIB
Aji Santoso bersama legend sepakbola Indonesia
Foto: Istimewa
Surabaya -

Aji Santoso kembali mendapat tugas sebagai pelatih. Namun kali ini, mantan pelatih Persebaya Surabaya itu bukan menangani klub profesional, melainkan memimpin tim legenda dalam ajang Indonesia Fun Football Legends (IFFL).

Aji akan mendampingi skuad yang tampil pada pertandingan IFFL di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (5/7/2026) malam.

IFFL edisi pertama ini melibatkan banyak legenda tanah air, mulai Cristian Gonzales, Uston Nawawi, Hamka Hamzah, Samsul Arif, Syamsir Alam, Ronald Fagundez hingga Rendi Irwan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aji mengaku sengaja memilih berada di pinggir lapangan sebagai pelatih agar bisa kembali merasakan momen mendampingi para mantan anak asuhnya.

"Makanya saya memilih jadi pelatih, tujuannya untuk bisa melihat mantan anak asuh saya bermain dari pinggir lapangan. Saya ingin mengulang saat dulu masih memimpin mereka," kata Aji.

ADVERTISEMENT

Selain Aji Santoso, tim legenda juga akan ditangani pelatih senior Jacksen F. Tiago.

Aji menyambut positif penyelenggaraan IFFL edisi pertama. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar pertandingan amal, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi para mantan pemain dan pelatih.

"Ini pertandingan amal, tetapi yang paling penting adalah pertandingan ini adalah ajang silaturrahmi. Mantan-mantan pemain, antarpemain, bahkan antarpelatih dan pemain," lanjutnya.

Karena mengusung konsep fun game, pelatih asal Malang itu berharap seluruh pemain tetap menjaga kondisi dan tidak memaksakan diri. Ia mengingatkan bahwa sebagian besar pemain yang tampil sudah lama tidak menjalani pertandingan.

"Artinya jangan sampai dipaksakan, jangan sampai pertandingan fun game ini nanti ada terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan," terangnya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan IFFL juga disampaikan Hamka Hamzah. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah yang selama ini dinantikan para mantan pesepakbola.

"Ini sangat luar biasa karena yang buat acara mantan pemain, jadi lebih memahami arti sebuah sepakbola yang sebenarnya," kata Hamka.

"Di mana mantan pemain ingin silaturahmi bareng tapi gak ada wadahnya. Jadi IFFL ini bisa menyatukan," tambahnya.

Sementara itu, pendiri IFFL Eva Gonzales mengatakan ajang tersebut digelar untuk mempererat silaturahmi antarpemain legenda dari berbagai daerah di Indonesia.

"Juga mungkin bisa memberikan atmosfer kebahagiaan antarlegend yang sekarang sudah gak eksis lagi. Nah, di sinilah kita berkumpul bersilaturrahim antarlegend se-Indonesia," kata Eva.

Tak hanya menjadi ajang reuni, IFFL juga memiliki misi sosial. Istri Cristian Gonzales itu mengatakan pihaknya ingin membantu para legenda sepak bola yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi.

"Kami berbagi sedikit rejeki bagi untuk para legend. Gak banyak, tapi kami berharap ke depan akan banyak support dari banyak pihak, sehingga bisa memberi manfaat lebih luas," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads