Trionda, Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Buatan Pabrik di Madiun!

Trionda, Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Buatan Pabrik di Madiun!

Sugeng Harianto - detikJatim
Jumat, 03 Jul 2026 13:25 WIB
PT GWI Madiun, produsen Trionda, bola resmi Piala Dunia 2026.
PT GWI Madiun, produsen Trionda, bola resmi Piala Dunia 2026. (Foto: Sugeng Harianto/detikJatim)
Madiun -

Indonesia kembali mengukir prestasi membanggakan di panggung olahraga internasional. Apparel raksasa Adidas mempercayakan produksi bola resmi yang digunakan di Piala Dunia 2026 bernama Trionda kepada PT Global Way Indonesia (GWI) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Ini menjadi kali kedua bagi Madiun melahirkan bola untuk turnamen akbar itu setelah sebelumnya PT GWI sukses memproduksi Al Rihla untuk Piala Dunia 2022 di Qatar. Kini, bola resmi bertajuk 'Trionda' yang menggelinding di rumput stadion Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat murni lahir dari tangan-tangan terampil pekerja lokal Madiun.

Person In Charge (PIC) PT GWI, Desy membenarkan bahwa pengerjaan mega proyek untuk komoditas olahraga global tersebut telah rampung dikerjakan oleh pabrik mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya (betul PT. GWI yang produksi. Sudah selesai produksinya, karena sudah main bolanya (piala dunianya)," ujar Desy saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (3/7/2026).

Kendati demikian, Desy enggan membeberkan lebih jauh mengenai detail kuota produksi bola Piala Dunia kali ini karena terikat dengan regulasi internal korporasi.

ADVERTISEMENT

"Mohon maaf. Sesuai kebijakan perusahaan, seluruh informasi kepada media hanya dapat disampaikan oleh beliau (General Manager). Kebetulan beliau sedang dinas ke luar negeri," tandas Desy.

90 Persen Karyawan Asli Madiun

Kepercayaan FIFA dan Adidas memperpanjang rekam jejak panjang PT GWI sebagai produsen alat olahraga kelas dunia. Sejak didirikan di Madiun pada 2019 dan beroperasi setahun kemudian, pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 5,2 hektare di Jalan Raya Pilangkenceng-Caruban ini berkembang pesat menjadi basis produksi utama.

Pabrik di Madiun menggantikan pabrik lama mereka di Surabaya yang kini ditutup.

Hebatnya, industri global ini menyerap tenaga kerja lokal dalam skala masif. Dari total 2.600 karyawan yang bekerja di PT GWI, mayoritas atau sekitar 90 persen di antaranya merupakan warga asli Kabupaten Madiun.

Kerja sama strategis antara PT GWI dan Adidas sendiri sebenarnya telah terjalin kuat sejak 29 tahun lalu. Korporasi ini tercatat sudah empat kali dipercaya menyuplai kebutuhan perlengkapan Piala Dunia.

Sebelum 2014, proses produksi mereka dilakukan di China. Namun sejak gelaran Piala Dunia 2014, Piala Dunia 2022, hingga Piala Dunia 2026 kepercayaan penuh itu resmi dialihkan ke Indonesia.

Seluruh barang yang diproduksi oleh PT GWI di Madiun ini murni merupakan barang komoditas ekspor kualitas premium dan tidak didistribusikan untuk pasar kebutuhan dalam negeri.

Mengenal Trionda dan Teknologi Canggih di Dalamnya

Bola resmi Piala Dunia 2026 yang diproduksi Adidas kali ini dinamakan Trionda. Nama tersebut memiliki filosofi mendalam, diambil dari gabungan kata 'tri' yang merepresentasikan tiga negara tuan rumah (Kanada, Meksiko, AS), dan kata 'onda' yang dalam bahasa Spanyol berarti gelombang.

Bukan sekadar bulat, Trionda merupakan bola pintar yang dijejali teknologi mutakhir. Di dalam bola ini tertanam sebuah chip sensor berspesifikasi tinggi yang mampu membaca dan merekam pergerakan bola secara real-time.

Seluruh data pergerakan di lapangan akan langsung terhubung secara instan dengan ruang kontrol Video Assistant Referee (VAR) untuk membantu akurasi keputusan wasit.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads