Indonesia berhasil lolos ke semifinal Piala AFF U-19 usai menekuk Vietnam 2-1. Gol Garuda Muda dicetak oleh Reno Salampessy (23') dan penalti Evandra Florasta (91').
Babak kedua berlangsung ketat. Kedua kesebelasan tampil dengan semangat dibuka dengan peluang dari Dimas Adi. Ia melepaskan diri dari pengawalan guna menanduk umpan dari sisi kanan. Bola mengarah tipis di atas mistar gawang Vietnam.
Irpan Siregar hampir saja menggandakan skor pada menit ke-55. Umpan lambung dari sektor belakang sanggup dikendalikannya untuk menembus kotak penalti. Tinggal berhadapan dengan kiper, tembakannya melambung.
Para penggawa Garuda Muda menampilkan pertahanan yang gigih. Gempuran pemain Vietnam mampu dibenduk anak asuh Nova Arianto secara solid dan berlapis. Pertahanan Indonesia akhirnya robek pada menit ke-73. Gol diciptakan Quoc Khanh Nguyen melalui skema sepak pojok. Skor imbang 1-1.
Menit-menit yang tersisa coba dimanfaatkan Garuda Muda untuk kembali mencetak gol. Garuda Muda terus menekan pertahanan Vietnam. Memasuki menit akhir, tensi pertandingan memanas. Para pemain dan staff pelatih Vietnam mencoba memprovokasi penggawa Garuda Muda.
Penalti! Wasit menunjuk titik putih pada menit ke-90 usai Leeming dilanggar di kotak terlarang. Gol! Evandra Florasta sukses menuntaskan tugasnya sebagai algojo. 2-1.
Skor 2-1 bertahan hingga laga usai. Indonesia lolos ke semifinal sebagai juara grup.
Keunggulan Dramatis di Babak Pertama
Babak pertama laga pamungkas Grup A Piala AFF U-19 antara Timnas Indonesia U-19 kontra Vietnam U-19 berlangsung penuh drama. Skuad Garuda Muda berhasil menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0 berkat gol semata wayang Reno Salampessy. Sayangnya, kemenangan sementara ini harus dibayar mahal dengan ditariknya sang pahlawan lapangan lebih cepat akibat cedera.
Indonesia langsung memperlihatkan determinasi tinggi sejak sepak mula. Reno Salampessy bahkan menebar ancaman nyata pada menit ke-3 lewat sepakan meleset dari dalam kotak penalti. Namun, permainan spartan anak asuh Indra Sjafri tersebut harus berbenturan dengan gaya bertahan agresif cenderung kasar dari para pemain Golden Star Warrior.
Puncak gemuruh stadion terjadi pada menit ke-23. Memanfaatkan bola liar di depan kotak penalti lawan, Reno memperlihatkan ketenangan luar biasa. Hanya butuh tiga sentuhan, ia melepaskan sepakan keras menyusur tanah yang sukses menembus kolong kaki (nutmeg) kiper Vietnam, Xuan Tin Hoe. Papan skor pun berubah 1-0 untuk Indonesia.
Nahas, tak lama setelah selebrasi gol emosional tersebut, petaka menghampiri kubu Indonesia. Memasuki menit ke-33, Reno Salampessy tampak terkapar memegangi kakinya usai terlibat duel fisik ketat dengan lini belakang Vietnam.
Tim medis yang bergegas masuk ke lapangan akhirnya memberikan sinyal bahwa sang striker tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Reno terpaksa ditarik keluar secara prematur sebelum babak pertama usai dan posisinya digantikan oleh Irpan Siregar. Kehilangan mesin gol utamanya di sisa laga paruh pertama sempat membuat intensitas serangan Garuda Muda sedikit mereda, meski kombinasi Arkhan Kaka dan Dimas Adi beberapa kali masih merepotkan pertahanan Vietnam.
Skor 1-0 pun bertahan hingga turun minum. Di balik keunggulan krusial ini, tim pelatih kini harus memutar otak guna memantau kondisi kebugaran Reno Salampessy demi mengamankan asa Indonesia di babak selanjutnya.
Susunan Pemain:
Indonesia: Al Gasemi (GK), I Putu Panji (C), , Ibrah Ohorella, Al Gazani Dwi, Fabio Azkariawan, Eizar Jacob, Nazriel Alvaro, Muhammad Isfandyar, Reno Salampessy, Arkhan Kaka, Dimas Adi
Vietnam: Xuan Tin Hoe (GK), Quoc Khanh Nguyen, Minh Hoi Hoang, Tan Dung Le, Gia Hung Tran, Trong Duy Khang, Cong Hau Hoang, Van Bach Nguyen, Van Khank Nguyen, Tan Minh Nguyen, Trong Duc Vu Nguyen
Simak Video "Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Rp 1 Miliar Seusai Juara Piala AFF U-19"
(abq/dpe)