Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dipastikan segera melakukan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tulungagung. Luas area pembangunan mencapai 5,2 hektare.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Dinsos Tulungagung, Efif Sakti Wibowo mengatakan kepastian tersebut didapatkan setelah tim Kementerian PU melakukan peninjauan langsung lokasi di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru.
"Tim melakukan pengecekan ketersediaan listrik, akses jalan, sumber air hingga tanaman di lahan itu," kata Efif, Sabtu (25/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari survei lapangan, lahan yang disiapkan pemerintah daerah dinilai layak. Sejumlah persyaratan yang tetapkan telah terpenuhi dan bisa segera dilakukan pembangunan fisik.
"Untuk akses ke lokasi akan dilengkapi dengan jembatan. Kemudian soal tanaman tebu tidak ada masalah, tidak ada kontrak. Jadi bisa dimanfaatkan sewaktu-waktu," jelasnya.
Efif menjelaskan lahan tersebut berstatus sebagai aset pemerintah daerah dengan luas mencapai 5,2 hektare.
Jika tidak ada perubahan, proses pembangunan fisik SR Tulungagung akan dilakukan pada tahap III yang dimulai pada bulan Oktober mendatang. Estimasi pembangunan akan berlangsung selama enam bulan.
"Pembangunan seluruhnya dilakukan oleh Kementerian PU, mulai dari ruang kelas, asrama, kantor, fasilitas olah raga dan sarpras pendukung lainnya," jelasnya.
Pihaknya berharap rencana pembangunan dapat berjalan lancar. SR Tulungagung diproyeksikan akan menampung sekitar 1.000 siswa mulai dari jenjang SD-SMA.
