Bernardo Tavares Usul Liga Indonesia Punya Lebih Banyak Turnamen

Super League

Bernardo Tavares Usul Liga Indonesia Punya Lebih Banyak Turnamen

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Selasa, 12 Mei 2026 07:00 WIB
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares (Foto: Dok Persebaya Surabaya)
Surabaya -

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menilai kompetisi sepakbola Indonesia membutuhkan lebih banyak turnamen. Menurutnya, keberadaan kompetisi tambahan bisa memberi peluang lebih besar bagi klub untuk meraih prestasi.

Tavares menyoroti kondisi kompetisi saat ini yang dinilainya terlalu berpusat pada perebutan gelar Super League. Ia menyebut hanya sedikit tim yang benar-benar memiliki kesempatan mengangkat trofi.

"Di Liga Indonesia banyak terjadi drama karena hanya satu tim yang berpeluang memenangkan sesuatu sementara tiga tim lain terdegradasi. Saya pikir mungkin ada satu hal yang bisa diubah oleh pihak yang mengambil keputusan dan menjalankan organisasi, sebab sepakbola seharusnya menjadi kebahagiaan," tutur Tavares usai laga kontra Persis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih asal Portugal tersebut menilai atmosfer kompetisi dapat bergulir lebih sehat jika tersedia beberapa ajang yang bisa diperebutkan. Dengan begitu, setiap kontestan memiliki varian target untuk dicapai sepanjang musim.

ADVERTISEMENT

"Lebih banyak tim bisa meraih kemenangan, mungkin satu atau dua trofi, sementara tim lain memenangkan liga. Saat ini ada dua tim, Borneo FC dan Persib Bandung, yang bersaing untuk menjadi juara, tetapi hanya satu yang akan menang," ujarnya menambahkan.

Ia juga menyinggung persaingan di papan bawah yang kerap memunculkan tekanan besar bagi klub-klub yang berjuang lolos dari degradasi. Situasi tersebut berpotensi membuat sebagian tim lebih banyak dibayangi rasa cemas dibanding menikmati atmosfer kompetisi.

"Lalu ada tiga tim yang akan membuat drama di papan bawah karena harus berjuang menghindari degradasi. Saya pikir sepakbola seharusnya menghadirkan kebahagiaan," terang Tavares.

Menurut Tavares, salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah menghadirkan lebih banyak turnamen domestik. Ia menilai tambahan kompetisi akan membuat musim berjalan lebih menarik bagi klub maupun suporter.

"Menurut saya, kita membutuhkan Piala Indonesia, Piala Presiden, dan Piala Liga agar lebih banyak klub punya kesempatan memenangkan sesuatu. Itu pandangan saya tentu saja. Saya hanya seorang pelatih," tuturnya.

Format semacam itu telah diterapkan di banyak negara. Klub-klub tidak hanya bertarung di liga, tetapi juga memiliki kesempatan bersaing di ajang piala. Di kompetisi domestik, terakhir kali Piala Indonesia diselenggarakan terjadi pada 2019 lalu.

Telah sangat lama turnamen yang mempertemukan klub lintas divisi tersebut vakum. Saran Tavares untuk kembali menggulirkan Piala Indonesia jelas menjadi suatu pandangan yang positif bagi sepak bola tanah air.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads