Persebaya Vs Madura United: Antusias Tinggi Ruxi Hadapi Gali Freitas

Super League

Persebaya Vs Madura United: Antusias Tinggi Ruxi Hadapi Gali Freitas

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Kamis, 16 Apr 2026 16:45 WIB
Pemain Madura United, Roger Ruxi Bonet
Pemain Madura United, Roger "Ruxi" Bonet/Foto: Dokumen Madura United
Surabaya -

Situasi sengit bakal tersaji dalam duel Persebaya kontra Madura United, Jumat (17/4/2026). Ruxi akan bersua Gali Freitas sebagai lawan untuk pertama kalinya.

Keduanya merupakan rekan satu tim pada musim lalu di PSIS Semarang. Saat ini, masing-masing pemain menjadi andalan di klub yang mereka bela.

Ruxi merupakan pemain bertahan asal Spanyol. Di Madura United, ia berdiri menopang sisi kiri pertahanan baik sebagai bek sayap maupun bek tengah. Sepanjang musim ini, ia tak pernah absen berlaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada sisi yang ia jaga, Ruxi akan berhadapan dengan Gali yang tampil gemilang sebagai sayap kanan Bajul Ijo. Menurut Ruxi, Gali merupakan pemain yang kuat secara individual terutama dalam situasi satu lawan satu.

ADVERTISEMENT

"Tidak banyak pemain di liga ini yang seperti dia. Dalam hal ini dia adalah pemain satu lawan satu. Dia akan selalu meminta bola dan mencoba menghadapi lawannya secara langsung," tutur Ruxi kepada detikJatim.

Kelebihan yang dimiliki Gali membuat pemain bertahan merasa sukar untuk mengantisipasi. Ruxi memandang tipikal pemain asal Timor Leste tersebut menyerupai gaya bermain Vinicius dari Real Madrid yang dinamis dalam bermanuver.

"Jadi bagi seorang bek, itu tidak mudah. Dia sedikit mirip dengan pemain seperti Vinicius dalam situasi satu lawan satu. Dia sangat dinamis dalam hal itu," ujarnya menambahkan.

Berhadapan dengan Gali tentu menghadirkan kesulitan tersendiri. Namun, Ruxi mengaku telah mengenal permainannya dan antusias untuk itu. Ia tidak sabar berjibaku dengan mantan rekannya untuk pertama kali.

"Ya, tidak mudah. Tapi saya cukup mengenalnya dari musim lalu. Jadi ya, akan menyenangkan melihatnya di lapangan. Karena saat kami melawan Persebaya, dia sedang cedera, jadi saya tidak bisa menghadapinya. Tapi saya ingin berhadapan dengannya. Saya pikir itu akan menjadi duel yang bagus," jelasnya.

Musim ini, Gali telah mencatatkan 6 gol dan 6 assist untuk Bajol Ijo. Sebagian besar torehan tersebut ia ciptakan manakala dibesut Bernardo Tavares.

Melihat pencapaian tersebut, Ruxi memandang Gali seperti terlahir kembali. Menurutnya, ancaman lini depan Persebaya patut diwaspadai sebab Gali sedang bertaji.

"Sekarang di Persebaya, setelah Bernardo Tavares datang, Gali seperti hidup kembali. Karena di awal musim, dia seperti "terkunci", tidak banyak bermain. Sekarang dia sedang on fire," imbuhnya.

Meskipun Gali kini sedang menunjukkan performa gemilang, masa-masa sulit pernah dialaminya pada awal musim ketika sering dibangkucadangkan. Ruxi memahami itu sebagai proses adaptasi dan memandang bahwa mantan rekannya adalah salah satu pemain berkualitas di Liga Indonesia.

"Ya, saya pikir itu hal yang wajar, bahwa pemain butuh waktu. Ketika Gali belum tampil baik di Persebaya, itu karena dia butuh adaptasi. Dia perlu mengenal rekan setim barunya dan semuanya. Tapi Gali adalah pemain yang bagus untuk liga ini," tandasnya.




(abq/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads