Persela Krisis Penyerang Akibat Hujan Kartu, Bima Sakti Soroti Hal Ini

Championship

Persela Krisis Penyerang Akibat Hujan Kartu, Bima Sakti Soroti Hal Ini

Eko Sudjarwo - detikJatim
Kamis, 26 Feb 2026 22:45 WIB
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, saat memimpin latihan
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, saat memimpin latihan (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Disiplin pemain jadi pekerjaan rumah besar bagi Persela Lamongan. Dalam empat laga terakhir, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu sudah mengoleksi 11 kartu kuning dan 2 kartu merah.

Catatan tersebut menjadi perhatian serius pelatih Persela, Bima Sakti. Ia menilai, seringnya bermain dengan 10 pemain sangat memengaruhi performa tim di lapangan.

"Ini jadi catatan kita juga. Kita sudah beberapa kali main dengan 10 pemain. Mulai dari lawan Persiba, kemudian PSIS Semarang, dan terakhir Persiku. Sangat berat kalau dalam satu pertandingan kita hanya bermain dengan 10 pemain," kata Bima Sakti kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situasi ini berdampak langsung pada persiapan Persela menghadapi PSS Sleman akhir pekan ini. Dua penyerang andalan dipastikan absen, yakni Titan Agung yang terkena akumulasi kartu saat melawan PSIS Semarang, serta Jhon Mena yang menerima kartu merah ketika menghadapi Persiku Kudus.

Bima menegaskan evaluasi tak hanya menyentuh aspek teknis permainan, tetapi juga kedewasaan pemain dalam mengontrol emosi.

ADVERTISEMENT

"Sebelumnya sudah saya sampaikan, kesulitan pemain ini adalah menjaga kontrolnya. Saya minta mereka lebih mengontrol emosi, karena sekarang pertandingan ada VAR. Mungkin ingin menunjukkan kualitas dan semangat, tapi malah di luar kontrol," tegas mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

Menurutnya, keberadaan Video Assistant Referee (VAR) membuat setiap pelanggaran berpotensi berbuah sanksi tegas. Karena itu, pemain diminta lebih cerdas dalam mengambil keputusan, terutama saat berada dalam tekanan pertandingan.

"Saya juga sampaikan jangan terpengaruh wasit, ejekan suporter lawan, maupun hal lainnya. Harus tetap fokus pada tujuan tim, jangan sampai kena kartu lagi," tambahnya.

Absennya Titan Agung dan Jhon Mena jelas menjadi tantangan bagi Persela dalam menjaga ketajaman lini depan. Bima kini dituntut menyiapkan opsi alternatif agar Laskar Joko Tingkir tetap kompetitif saat menjamu PSS.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads