Persela Lamongan harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-1 dari tuan rumah Persiku Kudus pada lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026 di Stadion Sriwedari, Sabtu (21/2/2026) malam.
Pelatih Persela, Bima Sakti, mengaku kecewa dengan hasil tersebut, terlebih timnya gagal membawa pulang poin pada laga penting tersebut.
"Ya, pasti kecewa ya. Ini kami sangat kecewa sekali. Golnya juga hanya satu gol dan ini menjadi evaluasi buat kami," ujar Bima Sakti dalam konferensi pers usai pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter dan masyarakat Lamongan atas hasil tersebut.
"Saya juga menyampaikan mohon maaf kepada suporter, kepada warga Lamongan karena belum bisa mendapatkan poin di pertandingan pekan ke-20 ini. Semoga ini bisa menjadi evaluasi buat kami untuk menghadapi pertandingan berikutnya," katanya.
Bima Sakti menegaskan timnya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki kekurangan, mengingat masih ada waktu persiapan sebelum laga selanjutnya.
"Kami akan evaluasi dari babak pertama sampai akhir. Yang pasti pembenahan selalu harus kita lakukan dan masih ada waktu persiapan untuk pertandingan berikutnya," ujarnya.
Pemain Persela, Riski Pratama menambahkan, seluruh pemain telah berusaha maksimal sepanjang pertandingan meski hasil akhir tidak berpihak kepada timnya.
Dalam jalannya pertandingan, Persela sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit, namun Persiku tampil lebih efektif dan mampu mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan. Situasi semakin sulit bagi Persela setelah pemain asing mereka, John Mena, menerima kartu merah, yang membuat Laskar Joko Tingkir harus bermain dengan 10 orang. Meski tetap berusaha menekan di sisa pertandingan, Persela gagal mencetak gol penyeimbang hingga peluit akhir dibunyikan.
(auh/hil)











































