Krisis pemain menghantam Persebaya Surabaya jelang duel kontra PSM Makassar pada Rabu (25/2) malam. Di tengah badai cedera, akumulasi kartu, hingga kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, pelatih Bernardo Tavares justru melempar tantangan terbuka kepada pemain pelapis untuk tampil dan membuktikan diri.
Tavares tak menutup-nutupi kondisi timnya. Sejumlah nama dipastikan absen, sementara beberapa lainnya masih belum berada dalam kebugaran yang optimal.
"Saat ini kami punya banyak kesulitan di beberapa posisi. Ada pemain yang terkena kartu dan tidak bisa bermain, ada yang cedera, ada yang tidak 100 persen, bahkan ada yang demam dan terkena virus," ujar Tavares.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi tersebut membuat pilihan pemain semakin terbatas. Apalagi, waktu persiapan juga sangat mepet karena padatnya jadwal pertandingan.
"Kami tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini. Tapi pemain di lapangan harus belajar dan tidak mengulang kesalahan yang sama," tegasnya.
Meski dalam tekanan, Tavares melihat sisi positif dari situasi sulit ini. Ia menilai absennya sejumlah pemain inti membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas.
"Kalau ada pemain yang tidak bisa bermain, itu kesempatan bagi pemain lain. Mereka harus bisa menangkap peluang itu. Saya ingin melihat para pemain menunjukkan bahwa mereka pantas," imbuhnya.
Baca juga: PSM Bawa Misi Curi Poin di Kandang Persebaya |
Ia bahkan menuntut peningkatan determinasi dari seluruh skuad.
"Bayangkan kalau besok semua pemain bisa fokus 10 persen lebih dan berlari 10 persen lebih banyak. Itu bisa membuat perbedaan," tambahnya.
Kini, di tengah keterbatasan yang ada, laga melawan PSM bukan hanya soal tiga poin. Ini menjadi panggung pembuktian bagi para pemain pelapis Persebaya untuk menjawab langsung tantangan sang pelatih.
(dpe/hil)











































