Misi mencuri poin diusung PSM Makassar kala menantang Persebaya pada pekan ke-23 Super League. Pelatih Juku Eja, Tomas Trucha, menyatakan bahwa timnya siap bertarung demi mengamankan angka dari Surabaya.
Duel Persebaya kontra PSM Makassar diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (25/2/2026) pukul 20.30 WIB.
Tren buruk menaungi PSM Makassar jelang menghadapi Persebaya. Juku Eja tak mampu mendulang satu pun poin pascakekalahan atas Dewa United dan Persija. Kini, mereka berada di urutan 13 dengan 23 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun membidik angka dari Surabaya, Tomas Trucha merasa cukup kewalahan dengan padatnya jadwal liga.
"Ini jadwal yang sulit karena kami memiliki empat laga dalam 16 hari, semua tim mengalami hal serupa, begitu juga dengan tim lawan," tutur Tomas Trucha jelang laga Persebaya kontra PSM.
Melatih PSM menjadi pengalaman pertama pelatih asal Ceko tersebut. Menurutnya, tak ada laga mudah di Liga Indonesia. Kegagalan meraup poin pada dua pertandingan terakhir menjadi pelajaran baginya.
"Dengan pengalaman saya, di Indonesia tidak ada pertandingan yang mudah. Setiap laga sulit dan berat. Kami tidak merengkuh cukup banyak poin, bahkan di laga terakhir kami hanya mendapat poin minumum," imbuhnya.
Pascadua laga tanpa poin tersebut, Tomas mengungkapkan pentingnya pertandingan melawan Persebaya. Untuk itu, upaya keras akan dilakoninya bersama tim untuk mempertarungkan poin.
"Sekarang, bagi kami setiap pertandingan adalah untuk bertarung memperjuangkan poin. Kami berharap besok bisa mendapatkan poin dan berusaha keras untuk itu. Begitu juga Persebaya, mereka akan melakukan hal serupa," jelasnya.
Tomas Trucha juga menambahkan bahwa pada laga ini timnya tidak akan memperagakan gaya bermain pasif. Ia ingin memperbaiki situasi dengan usaha keras meredam permainan tuan rumah.
"Kami tidak bisa hanya diam dan menunggu, kami perlu memperbaiki situasi. Inilah yang kami perlukan untuk besok," ujarnya.
Pada laga esok, Juku Eja akan menghadapi mantan pelatihnya, Bernardo Tavares. Tomas Trucha menilai ini sebagai tantangan berat karena Tavares tahu secara mendalam tentang kekuatan anak asuhnya.
"Lawan sangat kuat, pelatihnya tahu banyak tentang tim kami, pemain kami, budaya kami. Kami perlu bekerja keras dan kami siap untuk laga ini," tandas Tomas Trucha.
(auh/abq)











































