Persela Lamongan siap melakukan penyesuaian guna menatap laga Championship di bulan Ramadan. Jadwal pertandingan akan bergulir lebih malam yaitu pukul 20.30 WIB selama Ramadan.
Persela akan menjalani dua laga berat menghadapi Persiku dan PSS pada bulan Ramadan kali ini. Pelatih Laskar Joko Tingkir, Bima Sakti menuturkan bahwa anak asuhnya sudah terbiasa dengan penyesuaian pola latihan dan jadwal selama Ramadan.
"Kalau menurut saya, pemain sudah biasa ya. Ini juga bukan hanya terjadi di putaran ketiga saja. Mereka sudah beberapa kali pindah-pindah tim, baik di Liga 1 maupun Liga 2, jadi sudah terbiasa dengan pola pertandingan di bulan puasa yang dimainkan malam hari," ungkap Bima Sakti seperti dilansir dari web resmi Persela.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjalani laga yang dimulai pada pukul 20.30 WIB membuat para pemain baru selesai laga lebih malam. Artinya, waktu istirahat dan pemulihan kondisi perlu ditata untuk beradaptasi dengan hal tersebut.
Selain itu, penyesuaian perlu dilakukan karena banyak pemain Persela yang menjalani puasa. Bima Sakti menyampaikan bahwa ia yakin anak asuhnya mampu beradaptasi karena mereka berpengalaman menghadapi situasi ini.
"Pertandingan malam pasti berat karena mereka habis berpuasa. Tapi saya yakin semua pemain sudah punya pengalaman menghadapi situasi seperti ini," ujarnya menambahkan.
Untuk menyongsong laga di bulan Ramadan, Bima Sakti menuturkan bahwa urgensi utama adalah adaptasi. Pola latihan Persela akan ia sesuaikan dengan situasi Ramadan guna menjaga kondisi fisik pemainnya tetap prima.
"Yang paling penting sekarang kita adaptasi. Latihan juga kita sesuaikan supaya pemain tetap siap dan tidak drop kondisinya," jelasnya.
