Peran Ruang Ganti dalam Kemenangan Telak Persebaya atas PSIM

Super League

Peran Ruang Ganti dalam Kemenangan Telak Persebaya atas PSIM

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Rabu, 28 Jan 2026 11:00 WIB
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares (Foto: Dok Persebaya Surabaya)
Surabaya -

Ruang ganti berperan vital dalam kemenangan tandang Persebaya atas PSIM Yogyakarta, Minggu (25/1/2026). Evaluasi jalannya babak pertama menjadi kunci kedigdayaan Bajul Ijo di sisa laga.

Sewaktu jeda turun minum, Bernardo Tavares mendiskusikan kekurangan tim bersama anak asuhnya. Menurutnya, Persebaya terlalu membiarkan pemain lawan terlalu bebas berkreasi dalam ruang terbuka.

"Di ruang ganti ketika jeda kami membicarakan apa yang kita rasa kurang bagus, kami membiarkan terlalu banyak ruang terbuka. Para pemain paham persoalan tersebut," tutur Bernardo Tavares dalam konferensi pers.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Evaluasi ketika jeda dipahami dengan baik oleh para pemain. Di lapangan, anak asuh Tavares mampu menerapkan skema bermain yang apik. Bahkan, Bajul Ijo bisa memperbesar keunggulan melalui hantaman keras kaki kiri Bruno Paraiba.

"Setelah pemain menyadari hal tersebut, kami tak memberikan ruang terbuka untuk lawan dan mencoba menerapkan permainan kami. Sangat penting bagi kami ketika mencetak gol kedua," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Persebaya menggenapi kemenangannya menjadi 0-3 usai Rachmat Irianto menambah sebutir gol. Tavares menyatakan bahwa skor tersebut bisa lebih banyak karena Bajul Ijo melimpah peluang di babak kedua.

"Di babak kedua kupikir kami layak menang karena menciptakan banyak sekali peluang. Kami mencetak tiga gol yang seharusnya bisa lebih," ungkapnya.

Bernardo Tavares mengapresiasi kinerja para pemainnya. Meskipun begitu, kemenangan tak boleh membuat menjadi alasan untuk jumawa. Ia berpesan agar anak asuhnya tetap rendah hati.

"Aku sangat senang dengan para pemainku. Tapi kami harus tetap rendah hati karena ketika kita menang, tidak ada yang sempurna. Dan ketika kalah, tidak semuanya buruk," pungkas Tavares.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kekuatan Persebaya tidak hanya terletak pada aspek teknis di lapangan, tetapi juga pada komunikasi, evaluasi, dan mentalitas tim di ruang ganti.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads