Persela Lamongan harus mengakui kekalahan dari PSIS Semarang dengan skor 1-0 pada pekan ke-17 Championship 2025/2026. Hasil ini sangat mengecewakan bagi Persela karena kalah dari PSIS yang bermain dengan sepuluh pemain.
Laga PSIS vs Persela tersaji di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (24/1/2026) malam. Di laga ini, PSIS harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit 31 usai Safna Delpi mendapatkan kartu kuning kedua.
Meski unggul jumlah pemain, Persela gagal memanfaatkan situasi tersebut. Persela gagal memberikan ancaman ke gawang PSIS hingga babak pertama tuntas dengan skor 0-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada babak kedua, PSIS justru tampil lebih efektif. Otavio Dutra mencetak gol lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok pada menit ke-54. Persela mencoba mengejar ketertinggalan hingga akhir laga, namun tak mampu menyamakan skor. PSIS pun menang 1-0.
Pelatih Persela Bima Sakti mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan. Ia menyebut timnya sudah berusaha maksimal, namun tidak mampu memanfaatkan momentum saat lawan bermain dengan 10 pemain.
"Saya ucapkan selamat untuk PSIS. Hasil ini sangat mengecewakan buat kami karena sebenarnya kami punya kesempatan, apalagi PSIS bermain dengan 10 orang, tapi tidak bisa kami manfaatkan," ujar Bima Sakti dalam konferensi pers usai laga.
Bima menegaskan dirinya bertanggung jawab penuh atas kekalahan tersebut. Ia juga menyebut masih ada banyak hal yang harus dibenahi, termasuk membangkitkan mental pemain agar bisa tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya.
"Ini menjadi evaluasi buat saya sebagai pelatih. Mental pemain harus saya bangkitkan lagi karena pertandingan masih banyak dan kami harus fokus ke laga berikutnya," katanya.
Bima Sakti juga menyinggung soal adaptasi pemain anyar Persela, Luan, yang sebelumnya pernah membela PSIS. Menurutnya, Luan menunjukkan profesionalisme tinggi meski baru bergabung dan masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi sepenuhnya.
"Luan pemain bagus ya, pekerja keras. Dia baru tiga hari latihan bergabung sama kita dan dia menunjukkan profesionalitasnya dan dalam pertandingan juga tadi juga bisa cepat adaptasi," jelasnya.
Sementara itu, bek Persela Rafid Drajat turut menyampaikan permintaan maaf kepada suporter, khususnya Persela Mania di Lamongan. Ia mengakui performa tim belum maksimal dan berjanji akan melakukan perbaikan.
"Sebagai pemain saya ingin minta maaf kepada suporter. Banyak kekurangan yang harus kami perbaiki agar ke depannya bisa lebih baik," ujar Rafid.
(auh/hil)











































