Babak kedua laga Madura United Vs Persebaya Surabaya, Tim Bajul Ijo meningkatkan tempo permainan. Aliran bola dibuat lebih cepat dan terbuka sehingga tekanan ke pertahanan Madura United semakin terasa.
Peluang pertama Persebaya hadir pada menit ke-53. Malik mendapatkan kesempatan menembak dari dalam kotak penalti, namun bola melaju terlalu kencang hingga melambung di atas gawang Madura.
Dua menit berselang, Milos juga memperoleh peluang. Sayangnya, ia tidak mendapatkan ruang tembak yang ideal sehingga sepakan yang dilepaskan masih lemah dan mudah diantisipasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Intensitas pressing Persebaya di babak kedua membuat Madura United lebih banyak tertekan dan kesulitan mengembangkan permainan. Situasi ini semakin berat bagi tuan rumah setelah harus bermain dengan 10 pemain.
Menit ke-66, Medonca harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Rachmat Irianto.
Unggul jumlah pemain, Persebaya semakin intens menekan pertahanan Madura United. Menit ke-70, Bruno Moreira nyaris membuka keunggulan lewat tembakan terarah, namun upayanya masih mampu ditepis kiper Madura.
Tekanan itu akhirnya membuahkan hasil pada 3 menit berselang. Menit ke-73, Bruno Moreira sukses memecah kebuntuan setelah memanfaatkan umpan matang dari Malik Risaldi. Gol itu membawa Persebaya unggul dan membuat kepercayaan diri tim tamu kian meningkat.
Madura United masih berusaha mencari gol penyama kedudukan di menit-menit akhir. Peluang emas didapat pada menit ke-85 melalui Ruxi. Namun, sepakannya dari jarak dekat justru mengenai paha sehingga arah bola berubah dan melambung di atas mistar gawang Persebaya.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Persebaya pun menutup laga dengan kemenangan tipis 1-0 atas Madura United.
