Pangdam V/Brawijaya Juga Minta Maaf Usai Anak Buahnya Tendang Aremania

Pangdam V/Brawijaya Juga Minta Maaf Usai Anak Buahnya Tendang Aremania

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 05 Okt 2022 17:41 WIB
Pangdam V/Brawijaya saat meminta maaf
Pangdam V/Brawijaya saat meminta maaf atas tinfakan anggotanya di Tragedi Kanjuruhan/Foto: Istimewa
Surabaya -

Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto turut meminta maaf atas perbuatan anak buahnya saat Tragedi Kanjuruhan. Pasalnya, perbuatan anggota TNI yang menendang suporter Arema tersebut disorot publik. Nurchahyanto menyebut, tindakan anggotanya overacting.

Sebelumnya, seorang suporter merekam peristiwa itu dan videonya viral di media sosial. Ia pun meminta maaf atas perilaku oknum prajuritnya yang berlebihan dan membuat Aremania tersakiti.

"Pada kesempatan ini saya Pangdam V/Brawijaya, saya ingin menyampaikan permohonan maaf saya, atas apa yang terjadi di Kanjurahan, di mana ada oknum prajurit kami yang bertindak di luar atau overacting sehingga menyebabkan ada beberapa suporter Aremania yang mungkin tersakiti," ucap Nurchahyanto usai upacara HUT TNI ke -77 di Lapangan Makodam V/Brawijaya Surabaya, Rabu (5/10/2022).

Dalam kesempatan ini, Nurchahyanto menyebut, anggotanya akan diproses hukum. Pihaknya akan tegas memberikan hukuman pada prajurit yang salah.

"Jadi saya selaku Pangdam V meminta maaf untuk itu, dan prajurit ini sudah atau sedang diproses sesuai hukum yang berlaku manakala terbukti bersalah pasti akan dihukum," imbuhnya.

Kendati demikian, ia juga mengapresiasi prajuritnya yang terlibat dalam aksi sosial membantu menangani korban dalam Tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (1/10) malam.

"Di sisi lain memang ada prajurit kami yang melakukan pelanggaran, tapi sisi lain para media juga melihat sendiri banyak sekali prajurit kami yang bahu membangun dengan Aremania, dengan petugas kepolisian memberikan pertolongan pertama kepada para korban, sangat luar biasa itu, saya apresiasi mereka, saya apresiasi kepedulian mereka terhadap para korban ini," pungkasnya.

Sementara itu, upacara peringatan HUT TNI ke-77 ini dihadiri Forkopimda Jatim diantaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Pangkoarmada, Ketua DPRD Jatim, Kajati Jatim, serta seluruh instansi terkait.

Menurut Nurchahyanto, peringatan HUT TNI kali ini dilakukan secara sederhana. Yakni hanya parade, syukuran. Mengingat, situasi dan suasana yang tidak memungkinkan, maka beberapa kegiatan panggung prajurit dibatalkan dan hanya fokus kepada acara sederhana.



Simak Video "Polda Gorontalo Gelar Salat Gaib-Doa Bersama Buat Korban Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)