Pentolan Bonek Sebut Tak Ada Suporter Persebaya yang Berangkat ke Kanjuruhan

Pentolan Bonek Sebut Tak Ada Suporter Persebaya yang Berangkat ke Kanjuruhan

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Selasa, 04 Okt 2022 12:07 WIB
Bonek di Surabaya doakan korban Tragedi Kanjuruhan, Malang
Bonek Bantah ada Suporter Persebaya yang datang ke Kanjuruhan. (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Beredar isu ada suporter Persebaya atau Bonek yang nekat berangkat ke Malang saat pertandingan Arema Fc vs Persebaya pada Sabtu (1/10) lalu. Bonek membantah hal tersebut.

Hal itu dikonfirmasi oleh perwakilan Greennord atau Bonek Tribun Utara, Husain Ghozali. Dia memastikan tidak ada suporter Persebaya yang berangkat ke Stadion Kanjuruhan, Malang. Bonek mematuhi kesepakatan yang terjalin pada 2006 silam.

"Insyaallah nggak ada (suporter Persebaya yang berangkat ke Malang), kami sepakat menghormati kesepakatan tahun 2006 yang ada di Polda Jatim," kata Husain kepada detikJatim, Selasa (4/10/2022).

Kendati demikian, dia mengaku tak mengetahui secara detail bila ada pendukung Persebaya yang berangkat dari komunitas atau kota/kabupaten lain di Jatim. Namun, dia memastikan pihaknya telah mewanti-wanti dan melarang para Bonek untuk berangkat ke Malang.

Husain memastikan, jika ada yang nekat berangkat, maka hal tersebut adalah tanggung jawab pribadi atau sudah menjadi risiko individu.

"Jadi, harapan kita secara masif nggak ada, tapi nggak tahu ya kalau itu mungkin saudara atau apanya main di Malang, di situ juga Bonek terus ikut ya itu pribadi," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Cak Conk itu menjelaskan, pihaknya telah menggelar konsolidasi dan rapat internal sejak H-1. Mulai dari pertandingan, dukungan pada tim Bajul Ijo (Persebaya), hingga larangan berangkat.

"Sejak hari H, kita membuka di internal di Greennord, siapa yang berangkat harus diinfokan kontak dan lain sebagainya. Sampai sekarang, kami belum menerima (data dan informasi Bonek yang berangkat), jadi ya nggak ada," tutup pemilik Warkop Pitulikur itu.



Simak Video "Melihat Tribun 12, Saksi Bisu Mencekam Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/dte)