Es Bathil Lamongan Masuk 5 Besar Minuman Terbaik di Jatim

Es Bathil Lamongan Masuk 5 Besar Minuman Terbaik di Jatim

Eko Sudjarwo - detikJatim
Kamis, 20 Agu 2026 11:00 WIB
Es bathil Lamongan masuk 5 minuman terbaik di Jatim
Es bathil Lamongan masuk 5 minuman terbaik di Jatim/Foto: Istimewa
Lamongan -

Segelas es dengan potongan kue tradisional di dalamnya, mungkin terdengar sederhana. Namun, Es Bathil khas Lamongan justru membawa cerita kuliner lokal hingga ke tingkat Jawa Timur.

Minuman tradisional yang berkembang di kawasan utara Lamongan itu berhasil masuk lima minuman terbaik dalam Seleksi dan Kurasi Menu Lokal Daerah Jawa Timur yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Timur di Kantor Gubernur Jawa Timur, Selasa (18/8/2026).

Es Bathil yang diusung DWP Kabupaten Lamongan meraih penghargaan dalam kategori minuman. Capaian tersebut dituangkan dalam Sertifikat Nomor 02/DWP PROV.JATIM/VIII/2026 sebagai Sajian Resep Unggulan Khas Jawa Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Ketua DWP Kabupaten Lamongan, Puji Dariani Nalikan mengaku bersyukur Es Bathil dapat menarik perhatian para juri. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kuliner tradisional daerah memiliki potensi untuk dikenal lebih luas.

"Alhamdulillah, Es Bathil yang merupakan racikan khas dari Lamongan mampu memikat para juri dan terpilih dalam kurasi menu lokal daerah ini," kata Puji, Kamis (20/8/2026).

Bukan hanya berhenti di tingkat provinsi, Es Bathil juga dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi dan kurasi tingkat nasional. Minuman tersebut akan mewakili DWP Kabupaten Lamongan dalam tahapan berikutnya.

Puji berharap capaian ini menjadi momentum untuk semakin mengenalkan sekaligus menjaga keberadaan kuliner khas Lamongan. Ia menilai inovasi dalam penyajian dapat menjadi salah satu cara agar makanan dan minuman tradisional tetap relevan di tengah perkembangan kuliner modern.

"Keberhasilan ini menjadi motivasi kami untuk terus berinovasi, melestarikan kekayaan kuliner lokal, serta mengharumkan nama Lamongan di tingkat provinsi hingga nasional," ujarnya.

Di balik penghargaan tersebut, Es Bathil memiliki cerita yang lekat dengan masyarakat Lamongan bagian utara. Bahan utamanya adalah kue bathil, panganan tradisional dan berkembang di Desa Bulubrangsi, Kecamatan Laren.

Kue tersebut disebut mulai diperkenalkan oleh Hj Bayanah pada dekade 1990-an. Seiring waktu, kue bathil kemudian dikreasikan menjadi sajian minuman dingin dengan memadukannya bersama kuah es yang menyegarkan.

Perpaduan tersebut membuat kue tradisional yang sebelumnya menjadi bagian dari sajian masyarakat lokal memiliki bentuk penyajian baru. Es Bathil pun berkembang sebagai salah satu kuliner khas yang identik dengan kawasan Lamongan bagian utara.

Bagi Puji, perjalanan Es Bathil hingga masuk kurasi kuliner Jawa Timur bukan sekadar soal penghargaan. Ada upaya menjaga cerita, resep, dan identitas budaya yang melekat pada makanan tradisional tersebut.

"Semoga raihan ini semakin memperkuat semangat kebersamaan kita dalam melestarikan warisan budaya Nusantara sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga berbasis bahan lokal," pungkasnya.



(ihc/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads