Pecel lele Warung Bu Nita wajib dikunjungi saat mudik melintasi Jombang. Rasa sambal yang pedas, segar, dan gurih dari lele goreng, pas banget menjadi obat lapar para pemudik.
Pecel lele sudah menjadi menu andalan di Warung Bu Nita sejak 2016. Resep pecel lele ini diturunkan dari mertua Nita Susanti (51), Haji Fadlil yang merintis bisnis kuliner ini pada 1980.
Nita hingga kini masih mempertahankan resep pecel lele mertuanya itu. Pecel lele buatan Nita memiliki cita rasa khas pada sambalnya. Sambal dibuat mentah dengan cabai rawit dan tomat pilihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk terasinya, ia mempertahankan jenis terasi khusus yang sudah dipilih mertuanya sejak awal berjualan. Sehingga sambal ini terasa pedas, segar, dan gurih.
Sedangkan, lelenya dipilih tidak terlalu besar sehingga ketika digoreng terasa gurih dan renyah. Untuk satu porsi, disajikan dua lele yang dipenyet di atas sambal pada cobek.
Pecel Lele Warung Bu Nita di Jombang. Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim |
Pecel lele semakin nikmat karena disajikan dengan nasi putih yang masih panas. Tentu saja, kuliner ini mampu menggugah selera pengunjung dan dijamin menggoyang lidah.
"Kami andalannya sambal mentah pakai lele goreng. Yang membedakan di sini terasinya, sudah resep dari mertua. Jadi rasanya khas," kata Nita kepada wartawan di lokasi, Jumat (20/3/2026).
Pecel Lele Warung Bu Nita berada di jalur arteri Jalan Raya Bandar Kedungmulyo. Jika dari Exit Tol Bandar Kedungmulyo, kalian bisa menuju ke arah Nganjuk sekitar 1,2 Km. Lokasinya di sisi barat jalur arteri.
Setiap mudik Lebaran Idul Fitri, Pecel Lele Warung Bu Nita selalu ramai dikunjungi pemudik. Pada momen mudik Lebaran, Nita selalu menghabiskan ikan lele sekitar 70-100 Kg. Produksinya meningkat dua kali lipat dibanding hari biasa.
Untuk harga pecel lele di sini dibanderol Rp 20.000 satu porsi lengkap dengan nasi putih. Selain pecel lele, Warung Bu Nita juga menjual penyetan ayam goreng, bebek goreng, ayam bakar, nasi pecel, rawon, dan penyet telor.
"Kalau omzetnya hari biasa Rp 6-10 juta sehari. Kalau musim mudik gini Rp 15-17 juta sehari," terang Nita.
Pecel Lele Warung Bu Nita memang jadi primadona pemudik dari luar Jombang. Seperti salah satunya Erlina (40), pemudik asal Bali yang hendak mudik ke Tulungagung. Ia memilih singgah ke Warung Bu Nita bersama suami dan anaknya demi menikmati pecel lele yang direkomendasikan kerabatnya.
"Rasanya enak, sambalnya segar sesuai ekspektasi. Kalau perutnya muat pasti saya makan banyak. Sangat recomended ini," jelasnya.
Pelanggan lainnya, Deka Elfanda Putra (35) juga langsung menuju Warung Bu Nita saat turun dari Exit Tol Bandar Kedungmulyo dari Surabaya. Ia sudah beberapa kali mampir demi menikmati pecel lele di tempat ini.
Menurutnya, rasa pecel lele Warung Bu Nita cukup nagih. Terlebih lagi kesegaran sambal dan gurih lele goreng yang disandingkan dengan nasi panas, sangat menggugah selera untuk jadi obat lapar.
"Ini pesen pecel lele Bu Nita yang sudah terkenal. Rasanya enak, mantap dan disajikan fresh," tandasnya.
(irb/abq)

