- Apa Itu Buah Siwalan? Kandungan Gizi Buah Siwalan Manfaat Kesehatan Buah Siwalan 1. Hidrasi Optimal 2. Membantu Sistem Pencernaan 3. Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah 4. Menunjang Diet Sehat 5. Meningkatkan Imunitas 6. Anti-inflamasi dan Anti-bakteri 7. Menjaga Kesehatan Kulit 8. Pemanfaatan Budaya dan Tradisional
- Olahan Buah Siwalan
- Resep Es Dawet Siwalan Bahan Utama Cara Membuat
Buah siwalan adalah buah tropis dari pohon palem tinggi yang tumbuh subur di wilayah beriklim panas seperti Lamongan, Gresik, dan Tuban. Dengan daging buah bertekstur kenyal, kaya air, dan rasa manis alami, siwalan tidak hanya menyegarkan tetapi juga menjadi bagian penting dari kuliner tradisional.
Terutama dalam bentuk es dawet siwalan yang melegenda. Tak sekadar enak, buah siwalan juga menyimpan banyak nutrisi bermanfaat. Setiap 100 gram siwalan mengandung kalori rendah, kadar air hingga 93%, serta vitamin dan mineral penting seperti kalium, kalsium, dan vitamin C.
Kandungan seratnya membantu pencernaan, sementara senyawa bioaktifnya dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri, menjadikannya pilihan buah yang menyehatkan sekaligus bernilai budaya. Yuk, simak fakta-fakta tentang buah siwalan, dan resep membuat es siwalan khas Lamongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Buah Siwalan?
Buah siwalan, yang dalam bahasa ilmiahnya dikenal sebagai Borassus Flabellifer, adalah buah dari pohon palem berdiri tunggal yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara. Pohon siwalan dapat tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 30 meter, dengan daun berbentuk kipas besar serta tajuk daun berukuran lebar.
Buah ini berbentuk bulat-sekitar 7-20 cm diameter, dengan kulit luar berwarna cokelat kehitaman. Setelah dibuka, terlihat daging buah yang transparan, kenyal, berair, menyerupai kolang-kaling namun lebih padat dan kaya air.
Kandungan Gizi Buah Siwalan
Buah siwalan dikenal sebagai sumber hidrasi alami dengan nilai gizi yang cukup lengkap. Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia dan informasi dari Alodokter, setiap 100 gram buah siwalan mengandung sekitar 27 kkal energi dengan kadar air yang sangat tinggi, mencapai 93 gram.
Selain itu, buah ini mengandung protein sekitar 0,4 gram, lemak rendah sekitar 0,2 gram, serta karbohidrat sekitar 6 gram yang dilengkapi serat pangan 1,6 gram. Tak hanya itu, siwalan juga kaya mineral penting, antara lain kalsium sekitar 90-91 mg, fosfor sekitar 243 mg, dan zat besi sekitar 0,5 mg.
Kandungan vitamin A dan C di dalamnya membantu menunjang kesehatan tubuh, sedangkan senyawa bioaktif seperti steroidal saponin (flabelliferrins) memberikan manfaat tambahan meski memiliki sedikit rasa pahit.
Manfaat Kesehatan Buah Siwalan
Buah siwalan bukan hanya segar, tetapi juga menyimpan banyak khasiat yang baik untuk tubuh. Kandungan gizinya yang seimbang menjadikannya buah tropis yang cocok dikonsumsi sehari-hari. Berikut beberapa manfaat kesehatan buah siwalan.
1. Hidrasi Optimal
Dengan kadar air mencapai sekitar 93 persen, buah siwalan sangat efektif untuk mencegah dehidrasi. Buah ini cocok dinikmati saat cuaca panas atau setelah beraktivitas fisik, membantu tubuh tetap segar dan terhidrasi secara alami.
2. Membantu Sistem Pencernaan
Kandungan serat dan kelembapan alami buah siwalan membantu melancarkan proses pencernaan. Rutin mengonsumsinya dapat meredakan sembelit dan menjaga kesehatan usus.
3. Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah
Buah siwalan mengandung kalium yang mendukung pengaturan tekanan darah serta rendah lemak jenuh, sehingga membantu menjaga kesehatan jantung dan mencegah hipertensi.
4. Menunjang Diet Sehat
Kombinasi rendah kalori dan kaya air membuat siwalan menjadi camilan sehat yang menyegarkan. Buah ini memberi asupan energi ringan dari karbohidrat alami tanpa membebani tubuh.
5. Meningkatkan Imunitas
Vitamin C dan antioksidan dalam buah siwalan mendukung daya tahan tubuh. Konsumsi rutin dapat membantu melawan radikal bebas sekaligus melindungi tubuh dari stres oksidatif.
6. Anti-inflamasi dan Anti-bakteri
Senyawa bioaktif di dalam buah ini memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri. Buah siwalan kerap dimanfaatkan untuk meredakan radang tenggorokan atau membantu pemulihan infeksi ringan.
7. Menjaga Kesehatan Kulit
Dalam pengobatan tradisional, buah siwalan dipercaya dapat membantu merawat kulit, mengurangi peradangan, serta menjaga kelembapan alami kulit.
8. Pemanfaatan Budaya dan Tradisional
Selain dikonsumsi langsung atau diolah menjadi minuman segar, siwalan juga digunakan dalam pengobatan tradisional lokal untuk mengatasi masalah kulit maupun nyeri sendi.
Olahan Buah Siwalan
Buah siwalan banyak ditemukan di daerah beriklim panas, terutama di kawasan Pantura Lamongan, Gresik, dan Tuban. Selain dikonsumsi langsung sebagai buah segar, siwalan menjadi bahan andalan berbagai olahan minuman tradisional yang legendaris.
Salah satu yang paling populer adalah es dawet siwalan. Potongan daging buah siwalan yang sudah dikupas dipotong berbentuk dadu, lalu dicampur dengan santan, sirup gula merah atau legen, serta potongan nangka.
Perpaduan rasa manis, gurih, dan legit membuat minuman ini digemari banyak orang. Harganya pun ramah di kantong, rata-rata hanya sekitar Rp 7.000 per gelas. Selain es dawet, buah siwalan juga diolah menjadi berbagai minuman segar lainnya.
Seperti es siwalan murni, es legen, hingga sirup. Di beberapa daerah, bahkan ada kreasi unik berupa sambal buah siwalan yang menghadirkan sensasi rasa berbeda.
Dengan kandungan air yang melimpah, gizi seimbang, dan manfaat kesehatan yang beragam-mulai dari menjaga pencernaan, meningkatkan imunitas, mendukung diet sehat, hingga merawat kulit-buah siwalan bukan hanya menyegarkan, tetapi juga memiliki nilai kuliner dan tradisi yang tinggi di Jawa.
Resep Es Dawet Siwalan
Ingin merasakan segarnya es dawet siwalan khas Lamongan tanpa harus bepergian jauh? Tenang, minuman tradisional yang manis, gurih, dan menyegarkan ini bisa dibuat sendiri di rumah.
Dengan bahan sederhana dan langkah praktis, bisa menghadirkan cita rasa khas Pantura langsung di meja makan. Berikut resep lengkap es dawet siwalan khas Lamongan yang wajib dicoba.
Bahan Utama
- 10 buah siwalan
- 100 gram gula aren
- 200 gram gula pasir
- Santan
- 3 lembar daun pandan
- Buah nangka
- Garam
- Es batu
Cara Membuat
- Potong kecil-kecil buah siwalan dan buah nangka, kemudian sisihkan
- Didihkan 1ÂŊ gelas air putih, larutkan gula aren dan gula pasir. Sisihkan biarkan dingin
- Didihkan 1ÂŊ gelas air putih, masukan santan kara, aduk agar santan tidak mudah pecah
- Masukkan sejumput garam dan aduk rata. Sisihkan dan biarkan hingga dingin.
- Siapkan gelas, masukan es batu, lanjut taruh potongan siwalan, potongan nangka, air larutan gula aren dan santan.
- Es dawet siwalan siap untuk dinikmati.
(auh/irb)