Festival Kucur, Cara Banyuwangi Kenalkan dan Geliatkan Kuliner Tradisional

Ardian Fanani - detikJatim
Rabu, 27 Jul 2022 01:31 WIB
Kreasi kucur di Festival Kucur Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Banyuwangi tak habis ide untuk mengangkat kuliner di kancah nasional. Salah satunya adalah menggelar festival jajanan tradisional, yakni Festival Kucur. Jajanan ini banyak jumpai dalam kegiatan adat ataupun hajatan di Banyuwangi.

Acara ini digelar di RTH Blambangan, Banyuwangi, Selasa, (26/7/2022). Sajian kucur pun disuguhkan seapik mungkin. Beberapa hotel dan restoran serta anak-anak SMA dan SMK berlomba menyuguhkan jajanan khas Jawa ini.

Ada berbagai jenis kucur kreasi warga yang ditampilkan dalam festival Kucur ini. Ada kucur merah putih, kucur pandan wangi, squid ink yaitu kucur dengan pewarna dari ikan cumi, kucur warna-warni yang disebut rainbow kucur.

Ada kucur dari bahan red velvet, hijau dari pandan, espresso, dan kucur berbahan kopi hingga kayu manis.

Kreasi kucur di Festival Kucur Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)

"Kucur itu kue tradisional yang selalu ada dalam acara adat, acara nikahan, acara sunatan," jelas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani usai melihat Festival kucur.

Ipuk menjelaskan Festival Kucur ini digelar untuk melihat kreasi masyarakat Banyuwangi dalam pembuatan kue berbahan tepung terigu dan tepung beras itu. Biasanya, kata Ipuk, pembuatan kucur hanya memakai gula biasa atau pakai gula merah saja.

"Biasanya kucur itu kan hanya pakai gula gitu aja. Jadi kita ingin melihat, kreasi dari masyarakat. Tidak hanya sekedar kucur tapi kucur naik kelas," tegasnya.

Terbukti dalam festival kucur ini banyak kreasi dan ide unik untuk membuat beragam jenis kucur. Dari sisi pewarnaan, para peserta juga sudah lebih kreatif. Mereka membuat kucur yang berwarna warni dengan bahan dasar dari alam.




(iwd/iwd)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork