Festival Kuliner Rawon Digelar Polres Probolinggo Raih Rekor MURI

M Rofiq - detikJatim
Rabu, 06 Jul 2022 17:20 WIB
5.236 Porsi rawon dibagikan ke masyarakat Probolinggo di Festival Kuliner Rawon
Polres Probolinggo gelar festival kuliner rawon untuk raih MURI (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

5.236 Porsi nasi rawon dibagikan ke masyarakat Probolinggo di 'Festival Kuliner Rawon'. Kegiatan yang digelar di Alun-alun Kota Kraksaan memperingati HUT Bhayangkara ke-76, ini juga meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan jumlah nasi rawon terbanyak.

Festival ini digelar, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa tetap aman makan daging sapi di tengah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan, khususnya sapi.

Isana Reni Antsari (37) salah satu warga yang datang mengaku rawon merupakan makanan kuliner khas Probolinggo. Untuk rasa dan bumbu rawon berbeda dari daerah lain, bumbu meresap dan daging sapinya kental dan terasa bumbunya. Dengan edukasi melalui kegiatan ini dirinya tidak akan khawatir lagi tentang makan daging di tengah wabah PMK.

"Rasa rawon Probolinggo sangat nikmat dan lezat, untuk bumbu rawon dari Probolinggo berbeda dengan kota lain, rasanya khas dan daging kenyal dan bumbunya meresap," ujar Reni, saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (6/7/2022).

Hal senada juga diungkapkan, Siti Maisaroh, warga asal Kota Kraksaan. Dirinya mendengar informasi ada Festival Kuliner Rawon dan nasi rawon dibagikan gratis dari medsos. Karenanya dia datang bersama teman-temannya sekitar pukul 09.00 WIB, agar kebagian rawon tersebut.

5.236 Porsi rawon dibagikan ke masyarakat Probolinggo di 'Festival Kuliner Rawon'5.236 Porsi rawon dibagikan ke masyarakat Probolinggo/ Foto: M Rofiq

"Dengan adanya bapak polisi dari Polres Probolinggo menggelar Festival Kuliner Rawon, jadi sudah tidak khawatir lagi makan daging. Jadi meski ada wabah PMK, namun daging masih aman dikonsumsi," jelasnya.

Sementara Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsha Khadafi mengaku dirinya berinisiatif mendongkrak perekonomian saat wabah PMK. Dan akhirnya menggelar festival ini.

"Kami mendengar dan merasakan keluhan masyarakat tentang adanya wabah PMK yang melanda sapi. Penyakit itu membawa dampak bagi rumah jagal sapi, selep daging dan UMKM yang menggunakan olahan daging sapi," tegasnya.

Apalagi, jelas dia, ditambah berita hoaks membuat masyarakat enggan dan takut mengkonsumsi daging sapi. Melalui event tersebut, pihaknya ingin memberikan edukasi bahwa daging sapi aman dikonsumsi selama dimasak dengan baik. Salah satunya rawon makanan khas Probolinggo yang menggunakan daging sapi.

"Wabah PMK sangat dirasakan dan menganggu perekonomian khususnya usaha yang menggunakan daging sapi, dan juga saat kita cek di lapangan banyak keluhan penjual daging, selep daging sepi," tambahnya.

Polres ProbolinggoPolres Probolinggo raih rekor MURI di Festival Kuliner Rawon/ Foto: M Rofiq

Representatif MURI, Sri widayati mengatakan pihaknya sudah mencatat rekor MURI, dengan nomor urut 10.414. Sebenarnya di Probolinggo pihaknya banyak mencatat rekor MURI, seperti rafting dengan peserta terbanyak, kerajinan bahan daur ulang, dan jalan sehat memakai sarung terbanyak.

"Kita berikan rekor MURI ke 10.414 ini ke Polres Probolinggo, yang menggelar Festival Kuliner Rawon, dengan menyajikan nasi rawon terbanyak dan diberikan secara gratis," tegasnya.

Selain rawon, pihaknya juga menyediakan minuman susu yang berasal dari KUD di Probolinggo sebanyak 760 liter. Jumlah itu diidentikkan dengan hari Bhayangkara yang ke 76. Kopi asli Probolinggo juga turut dihidangkan dalam event tersebut.

Itu dilakukan guna untuk memberikan wadah bagi UMKM setempat, agar menunjukkan olahan khasnya. Sehingga dapat berkembang baik tingkat daerah, nasional maupun internasional.



Simak Video "Kapolri Pamer Capaian di Depan Jokowi dari Covid-19-Mudik Aman"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)