Polda Jawa Timur terus mematangkan pelaksanaan program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN). Inisiatif ini digulirkan sebagai langkah mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif yang memanfaatkan potensi lingkungan serta ekonomi lokal.
Untuk memastikan kesiapan pelaksanaan, Kapolda Jawa Timur Irjen Dekananto Eko Purwono bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim meninjau langsung Kampung Wisata Ondomohen, kawasan Ondomohen Magersari Gang V, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, Kamis (22/10/2026). Peninjauan tersebut ditujukan untuk memetakan potensi wilayah sekaligus mematangkan konsep program sebelum resmi diimplementasikan.
Kampung Wisata Ondomohen dipilih lantaran dinilai memiliki potensi kuat dalam pengembangan kegiatan produktif warga yang berkesinambungan dengan pengelolaan lingkungan dan ekonomi kreatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui program POLIRAN, Polda Jatim merancang kolaborasi lintas sektor. Skema pemberdayaan ini mengintegrasikan program ketahanan pangan lewat pertanian perkotaan (urban farming) serta pengelolaan sampah bernilai ekonomis melalui bank sampah.
Sasaran utama program ini adalah membekali masyarakat, terutama warga yang belum memiliki pekerjaan tetap, dengan keterampilan praktis. Langkah ini diharapkan dapat membuka ruang aktivitas ekonomi baru yang berkelanjutan.
Selain memperkuat ketahanan pangan lokal, optimalisasi bank sampah dirancang untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan sekaligus menghasilkan nilai tambah secara ekonomi bagi warga sekitar.
Polda Jatim menargetkan POLIRAN tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu tumbuh menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Di sela peninjauan, Kapolda Jatim beserta rombongan turut berdialog dengan warga setempat untuk menyerap aspirasi serta mendata potensi lokal yang masih bisa dikembangkan. Melalui POLIRAN, Polda Jatim berkomitmen menghadirkan peran Polri yang tak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga aktif mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
