Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Gapuro Sukolilo. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneladani semangat perjuangan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Suasana khidmat terasa saat penerangan utama di kawasan TMP dipadamkan dan hanya nyala obor serta lilin yang menerangi pusara para pahlawan. AKRS digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan penuh kekhusyukan dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Upacara tersebut diikuti barisan gabungan perwira dan personel TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Korpri, serta tim Korsik Kabupaten Gresik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah pejabat Forkopimda turut hadir, di antaranya Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Kejari Gresik Zam Zam Ikhwan, Ketua PN Gresik Achmad Rifai, dan Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif.
Dalam renungan suci yang dibacakan Inspektur Upacara Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, peserta memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan yang dimakamkan di TMP Gapuro Sukolilo.
Di TMP tersebut tercatat dimakamkan 404 prajurit TNI/Polri, 22 pejuang rakyat, 2 pegawai sipil, serta 56 pahlawan tak dikenal. Penghormatan juga diberikan kepada seluruh pejuang kemerdekaan yang gugur di berbagai penjuru Tanah Air.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan para pahlawan.
"Perjuangan para pahlawan adalah jalan bakti yang harus kita lanjutkan hari ini. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan memberikan pengabdian terbaik, menjaga kondusivitas persatuan, serta mengawal pembangunan bangsa, khususnya di wilayah Kabupaten Gresik," kata Ramadhan, Sabtu (15/8/2026).
Dia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga meneladani nilai-nilai perjuangan mereka. Semangat keberanian, pengorbanan, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa dinilai tetap relevan dalam menghadapi tantangan di era modern.
"Semangat para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus berbuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Mengisi kemerdekaan hari ini adalah bentuk penghormatan kita kepada perjuangan mereka," ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara serta memohon pengampunan bagi arwah para pahlawan. Prosesi tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia memiliki sejarah panjang yang dibangun dari pengorbanan para pendahulu bangsa.
