Remaja Difabel Gigih Bantu Ibunya Diberi Surprise oleh Kapolres Bojonegoro

Remaja Difabel Gigih Bantu Ibunya Diberi Surprise oleh Kapolres Bojonegoro

Ainur Rofiq - detikJatim
Jumat, 17 Apr 2026 17:30 WIB
Kapolres Bojonegoro beri kejutan siswi difabel yang gigih bantu ibunya mencari nafkah. Kejutan itu berupa dukungan moral dan tali asih.
Kapolres Bojonegoro beri kejutan siswi difabel yang gigih bantu ibunya mencari nafkah. Kejutan itu berupa dukungan moral dan tali asih. (Foto: Istimewa)
Bojonegoro -

Sosok Ainur Riza (17), remaja penyandang disabilitas asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro sangat menginspirasi. Di tengah keterbatasan fisiknya, siswi kelas X SLB Negeri Sumbang ini tetap gigih membantu sang ibu mencari nafkah. Kegigihan itu mengetuk hati Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi.

Didampingi Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Bojonegoro, Dita Afrian, Kapolres menyambangi langsung kediaman Riza pada Kamis (15/4). Kedatangan orang nomor satu di Polres Bojonegoro ini untuk memberikan kejutan berupa dukungan moral dan bantuan nyata.

Dalam kunjungannya, AKBP Afrian menyerahkan bingkisan dan tali asih kepada Riza. Dia mengaku tersentuh dengan semangat Riza yang tetap bersekolah meski memiliki keterbatasan. Menariknya, aksi sosial ini diakuinya terinspirasi dari pesan Presiden Prabowo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau tidak bisa membantu banyak orang, bantulah beberapa orang. Kalau tidak bisa membantu beberapa orang, bantulah satu orang," ujar Afrian.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan bahwa nilai kepedulian itu juga sejalan dengan ajaran agama yang menekankan sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Kapolres Bojonegoro beri kejutan siswi difabel yang gigih bantu ibunya mencari nafkah. Kejutan itu berupa dukungan moral dan tali asih.Kapolres Bojonegoro beri kejutan siswi difabel yang gigih bantu ibunya mencari nafkah. Kejutan itu berupa dukungan moral dan tali asih. Foto: Istimewa)

Ainur Riza memang bukan remaja biasa. Sebagai anak yatim pasangan almarhum Muslih dan Siti Alimah, ia sadar betul tentang kondisi ekonomi keluarganya.

Karena itulah, sepulang sekolah, waktu Riza tidak dihabiskan untuk bermain. Ia justru sibuk membantu ibunya bekerja di gudang tembakau belakang rumah mereka. Tugasnya membersihkan gagang tembakau.

Tidak hanya itu saja, yang luar biasa, Riza juga tetap sigap mengerjakan berbagai pekerjaan rumah tangga demi meringankan beban ibunya.

"Kegiatan ini wujud empati kami. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu menambah motivasi Ainur Riza untuk terus bersekolah dan meraih cita-cita, meski dihadapkan pada keterbatasan," jelas Afrian.

Kapolres berharap kunjungannya ini bisa meringankan sedikit beban keluarga Siti Alimah. AKBP Afrian menegaskan polisi tak hanya bertugas menjaga keamanan tetapi harus hadir sebagai pemberi solusi di tengah masyarakat.

"Ini adalah bentuk kehadiran Polri dan Bhayangkari. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya anak-anak dengan kebutuhan khusus, merasa didukung dan tidak sendirian," pungkasnya.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads