Kapolresta Banyuwangi Bukber Bareng Tukang Becak

Kapolresta Banyuwangi Bukber Bareng Tukang Becak

Eka Rimawati - detikJatim
Rabu, 18 Mar 2026 17:37 WIB
Kapolresta Banyuwangi Kombes Rofiq Ripto Himawan saat buka puasa dan bercengkrama bersama 17 sedulur pengemudi becak di Banyuwangi.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Rofiq Ripto Himawan saat buka puasa dan bercengkrama bersama 17 sedulur pengemudi becak di Banyuwangi. (Foto: Eka Rima/detikJatim)
Banyuwangi -

Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam kegiatan buka puasa bersama antara Kapolresta Banyuwangi, Kombes Rofiq Ripto Himawan, dan para pengayuh becak di Yayasan Building Resiliance Kindness Society (BRKS), Jalan Widuri, Banyuwangi.

Sebanyak 17 tukang becak duduk bersama dalam harmoni Ramadan. Dalam momen tersebut, Rofiq berbagi cerita tentang pentingnya rasa syukur dan menjaga kerukunan dalam kehidupan sosial.

"Hal yang tidak kalah penting dalam berpuasa itu adalah syukur dan akur, hubungan sesama manusia dalam harmoni kerukunan yang saling menghormati dan menghargai satu dengan yang lain," terang Rofiq usai menyantap kurma bersama, Selasa (17/3/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya Pak Yudi (salah satu pengayuh becak) saat berpacaran dicubit Ibu yang dulu masih pacar. Sakit tapi senang, itu kalau yang mencubit Ibu. Tapi, kalau yang mencubit sesama tukang becak apalagi belum dapat penumpang, apa gak berantem?" tambahnya dalam kisah dan canda.

Para tukang becak yang hadir tampak antusias menyimak cerita tersebut. Senyum dan tawa pun pecah, mencairkan suasana kebersamaan.

ADVERTISEMENT

Munif (62), salah seorang pengayuh becak listrik dari Prabowo, mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Kapolresta Banyuwangi. Ia berharap kegiatan ini membawa keberkahan.

"Mugi barokah, senang dan terimakasih BRKS dan Pak Kapolresta untuk bingkisannya. Bisa untuk Lebaran sekeluarga," ucap Munif sembari berkaca-kaca.

Sementara Rohmat (55) tukang becak dari Desa Kertosari mengaku baru pertama kali bisa buka puasa bersama seorang perwira polisi di Banyuwangi dengan jabatan tertinggi.

"Wah, ini kaget saya, cuma disuruh datang bawa becak untuk bukber katanya. Kok ada komandan Kapolresta, kaget saya baru pertama kali seumur hidup ini," ungkapnya dengan logat Madura.

Sementara Direktur Program BRKS, Ekarima menyebut, kegiatan tersebut direncanakan untuk menyambung silaturahmi dan berbagi kebahagiaan bersama sedulur abang becak. Kehadiran Kapolresta ia sebut sebagai bonus barokah.

"Tidak ada maksud khusus kecuali hanya untuk berbagi ceria di bulan bahagia. Ya, alhamdulillah beliau berkenan hadir duduk bersama kami di lantai harmoni rumah inspirasi dan ideologi ini," pungkas Ekarima.

Diketahui, BRKS menjadi rumah bersama sejumlah jurnalis media mainstream di Banyuwangi, di antaranya seluruh media di bawah Transmedia, SCTV-Indosiar, TVOne, NTv dan TV9 yang menyalurkan idealisme sosial dan pergerakannya di luar kerja-kerja jurnalistik.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads