Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamongan bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lamongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap distribusi LPG 3 kilogram dan BBM bersubsidi selama Ramadan. Berikut hasil sidak yang dilakukan oleh petugas gabungan tersebut.
Sidak ini dilakukan pada Senin (23/2/2026) dengan menyasar pangkalan LPG 3 Kg dan juga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Lamongan. Salah satunya yang menjadi jujugan sidak adalah PT Laju Jaya di Jalan Pahlawan sebagai pangkalan LPG 3 Kg dan salah satu SPBU di Jalan Basuki Rahmat Lamongan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Rizki Akbar Kurniafi bersama jajaran dan didampingi Kepala Diskoperindag Lamongan Anang Taufik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pangkalan LPG, petugas mengecek stok dan sistem distribusi gas bersubsidi guna mengantisipasi potensi penyalahgunaan serta memastikan ketersediaan menjelang Hari Raya Idulfitri. Hasil pengecekan menunjukkan stok LPG 3 Kg masih tersedia dan distribusi berjalan normal.
Petugas juga tidak menemukan adanya tabung dengan berat di bawah standar maupun indikasi penyimpangan.
"Secara umum stok LPG aman dan penyaluran terpantau lancar," ujar Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid dalam keterangannya kepada wartawan usai kegiatan, Senin (23/2/2026).
Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan di SPBU Jalan Basuki Rahmat. Pengawas SPBU mengecek tandon BBM jenis Pertalite menggunakan stik ukur untuk memastikan tidak ada campuran bahan lain.
Selain itu, Diskoperindag juga melakukan uji takaran menggunakan bejana ukur. Dari hasil pengujian, volume BBM dinyatakan sesuai standar dan tidak ditemukan kecurangan.
"BBM aman, tidak tercampur, dan takaran sesuai ketentuan. Stok juga mencukupi kebutuhan masyarakat," tambah Hamzaid.
Dari hasil monitoring tersebut, ketersediaan LPG 3 Kg dan BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Lamongan dipastikan dalam kondisi aman dengan harga relatif stabil. Polres Lamongan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying selama Ramadan.
"Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok aman dan distribusi berjalan lancar. Kami akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi," tegas Hamzaid.
Polres Lamongan bersama Diskoperindag memastikan pengawasan akan dilakukan secara berkala. Hal ini dilakukan untuk mencegah penimbunan maupun praktik kecurangan yang dapat merugikan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
(auh/abq)
