Polres Lamongan mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan menjelang malam pergantian Tahun Baru. Sejumlah aktivitas yang berpotensi mengganggu ketentraman warga dipastikan tidak diperbolehkan.
Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menegaskan, pada malam pergantian tahun masyarakat diminta tidak menggelar pesta, menyalakan petasan maupun kembang api, serta tidak menggunakan sound system keliling atau sound horeg yang kerap dibawa menggunakan mobil maupun truk.
"Pergantian tahun ini kami harapkan diisi dengan kegiatan yang lebih positif. Tidak ada pesta, tidak ada petasan, tidak ada sound system keliling," ujar AKBP Agus Dwi Suryanto kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, imbauan tersebut juga sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap saudara-saudara di sejumlah daerah, seperti Sumatra dan Aceh, yang tengah dilanda musibah. Masyarakat diharapkan dapat mengisi malam tahun baru dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, termasuk berdoa di tempat ibadah masing-masing.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Mari tundukkan kepala, berdoa, dan mengisi malam pergantian tahun dengan hal-hal yang positif," katanya.
Kapolres juga menyebut, pihaknya telah lebih dulu menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas saat malam tahun baru.
Selain penggunaan sound system keliling, Polres Lamongan juga melarang adanya konvoi kendaraan, aksi balap liar, serta penggunaan knalpot brong yang dapat meresahkan masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Sound horeg pada malam hari sangat mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat. Begitu juga konvoi dan balap liar, ini sangat berbahaya," tegasnya.
AKBP Agus berharap, dengan adanya imbauan tersebut, masyarakat dapat lebih disiplin dan berperan aktif menjaga ketertiban umum. Ia juga mengingatkan agar warga menghindari segala bentuk aktivitas yang berpotensi memicu konflik maupun perkelahian.
"Kami berharap malam tahun baru bisa berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan yang merugikan masyarakat," pungkasnya.
(abq/hil)











































