Jatanras Polda Jatim Antisipasi Kriminalitas selama Libur Nataru

Jatanras Polda Jatim Antisipasi Kriminalitas selama Libur Nataru

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Senin, 29 Des 2025 17:45 WIB
Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur
Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur/Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim
Surabaya -

Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026, tak hanya kepadatan arus lalin yang perlu menjadi perhatian para pemudik. Namun, potensi kejahatan dan gangguan ketertiban juga perlu diwaspadai.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, ada sejumlah potensi kejahatan yang perlu diantisipasi momen Natal dan Tahun Baru 2026. Sebab, banyak warga Jatim, khususnya Surabaya yang akan meninggalkan rumahnya untuk berlibur maupun aktivitas lainnya.

Sementara, para pelaku kejahatan memiliki kesempatan di tengah kebutuhan yang meningkat jelang Nataru 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami telah petakan antisipasi untuk kejahatan-kejahatan di perumahan, khususnya bobol rumah-rumah kosong, karena kebanyakan yang sebelum-sebelumnya banyak penghuni yang tidak koordinasi dengan keamanan setempat satpam," kata Jumhur kepada detikJatim, Senin (29/12/2025).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) juga mendapatkan perhatian khusus. Lantaran, tak sedikit masyarakat yang meninggalkan kendaraan bermotor di rumah saat berlibur. Begitu halnya dengan kejahatan premanisme berupa pemalakan terhadap perusahaan yang juga menjadi atensi khusus.

"Kami tidak akan berhenti mengingatkan dan berkoordinasi dengan keamanan perumahan setempat, karena untuk masyarakat yang mungkin bepergian itu biasanya kendaraannya masih ada yang ditinggal begitu saja tanpa pengamanan khusus di rumah. Kami juga buat tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan menerima pengaduan dari masyarakat terkait kemungkinan adanya perusahaan yang didatangi dengan alasan meminta THR dan sebagainya," ujarnya.

Jumhur memastikan Subdit Jatanras Polda Jatim akan mengintensifkan patroli di kawasan perumahan hingga perkantoran selama libur Nataru 2026. Ia menegaskan tim khusus akan disiagakan selama 24 jam.

"Saya pastikan Tim Jatanras memantau wilayah Jatim untuk menangani perkara-perkara curanmor, curas, hingga aksi premanisme," imbuhnya.

Meski begitu, bukan berarti aksi kriminalitas tak bisa dicegah atau diminimalisir. Menurut Jumhur, masih ada sejumlah tips untuk masyarakat yang akan bepergian meninggalkan rumahnya saat momen libur Nataru 2026.

"Saya imbau kepada masyarakat agar menjaga rumahnya sendiri dengan koordinasi yang baik. Kalau meninggalkan rumah, koordinasi dengan pihak keamanan setempat, meninggalkan nomor handphone. Lebih bagus lagi itu kunci rumah itu dititipkan di satpam," jelasnya.

Untuk mengantisipasi kasus curanmor, lanjut Jumhur, warga bisa memasang kunci ganda pada kendaraan. Lalu, tak meninggalkan kunci kendaraan di dalam rumah yang kosong.

Kendati demikian, Jumhur berharap libur Nataru tahun ini berjalan dengan lancar dan aman.

"Yang tidak membawa sepeda motor atau mobilnya (saat bepergian) lebih baik kunci kendaraan dibawa, jangan ditinggal di rumah atau di kos-kosan," tutupnya.




(hil/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads