Polres Mojokerto bersama para relawan memperkuat jalur penyelamat di jalan Pacet-Cangar yang terkenal ekstrem. Perbaikan jalur penyelamat ini untuk meminimalisir fatalitas korban kecelakaan karena rem blong yang kerap terjadi.
Jalur penyelamat (emergency safety area) yang diperkuat terletak di Tikungan Gotekan, Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto. Perbaikan melibatkan 50 personel Satlantas Polres Mojokerto, Polsek Pacet, Dishub, Satpol PP, serta para relawan.
Jalur penyelamat Gotekan terletak di ujung turunan curam dan panjang Jalur Cangar-Pacet. Jalan dengan kontur menurun dan panjang inilah yang kerap memicu kecelakaan karena kendaraan mengalami rem blong. Padahal, jalur ini selalu ramai wisatawan setiap musim liburan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi jalur penyelamat harus selalu prima untuk menghentikan kendaraan yang rem blong," terang Kapolsek Pacet Iptu MK Umam di lokasi, Kamis (25/12/2025).
Penguatan jalur penyelamat Gotekan dikerjakan dengan mengganti dan menambah sekam padi. Tumpukan sekam ini untuk menahan laju sepeda motor maupun mobil yang rem blong. Selain itu, juga untuk meredam benturan sehingga fatalitas korban bisa ditekan.
Umam menambahkan, volume lalu lintas di Jalur Pacet-Cangar diprediksi meningkat sepanjang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Terlebih lagi bersamaan dengan liburan sekolah semester ganjil. Sebab banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi masyarakat.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang melintas jalur alternatif Kota Batu ke Mojokerto ini menggunakan persneling atau gigi 1 ketika melewati turunan yang curam dan panjang. Sehingga engine brake juga membantu mengurangi laju kendaraan.
"Tujuan kami satu, agar wisatawan yang melintas merasa aman. Jika terjadi kondisi darurat, fasilitas penyelamatan sudah siap meminimalisir fatalitas," jelasnya.
