Top! Distribusi Kurban Komunitas Masjid di Surabaya Ini Sudah Pakai AI

Top! Distribusi Kurban Komunitas Masjid di Surabaya Ini Sudah Pakai AI

Faiq Azmi - detikJatim
Jumat, 29 Mei 2026 18:00 WIB
Komunitas Masjid Al Madani Pakuwon City Surabaya memanfaatkan AI untuk transparansi penyembelihan hewan dan distribusi daging kurban.
Komunitas Masjid Al Madani Pakuwon City Surabaya memanfaatkan AI untuk transparansi penyembelihan hewan dan distribusi daging kurban. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Komunitas Muslim Pakuwon City (KMPC) Masjid Al Madani Surabaya membuat gebrakan dalam perayaan Hari Raya Idul Kurban 2026 ini. Komunitas ini memanfaatkan teknologi digital dalam proses penyembelihan hewan kurban hingga distribusi daging.

Ketua Panitia, Nur hidayat Ikhsan membeberkan semua hewan kurban yang disalurkan di Masjid Al Madani didata melalui dashboard Al Madani termasuk dalam proses pendistribusian.

"Jadi semua hewan kurban yang disalurkan oleh sohibul kurban, detailnya akan transparan. Mulai bagian daging yang diberikan ke shohibul kurban hingga jumlah yang disalurkan ke masyarakat ada berapa bungkus semuanya tercatat secara sistem," kata Nur Hidayat di lokasi, Jumat (29/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misal si A berkurban sapi. Nah sapinya itu kami beri nametag. Lalu disembelih, dagingnya kami tempatkan sendiri tidak tercampur dengan daging dari sapi kurban lain. Kemudian, untuk shohibul kurban kan berhak mendapat daging, itu dagingnya benar-benar berasal dari sapi kurbannya. Jadi tidak tercampur," tambahnya.

Nur Hidayat menyebut ketika sapi sudah disembelih, maka akan langsung tercatat dalam dashboard Al Madani Surabaya. Proses ini bisa dilihat langsung oleh shohibul kurban melalui dashboard Al Madani Surabaya.

ADVERTISEMENT
Komunitas Masjid Al Madani Pakuwon City Surabaya memanfaatkan AI untuk transparansi penyembelihan hewan dan distribusi daging kurban.Komunitas Masjid Al Madani Pakuwon City Surabaya memanfaatkan AI untuk transparansi penyembelihan hewan dan distribusi daging kurban. (Foto: Istimewa)

"Jadi di dashboard itu tertulis sapi sudah disembelih, bahkan ketika mau masuk antrean kami input di dashboard supaya semua proses diketahui. Termasuk nanti daging sapi kurbannya itu bisa jadi berapa paket untuk disalurkan semuanya lengkap, agar shohibul kurban bisa menerima laporan secara transparan," jelasnya.

"Setiap proses, mulai sapi antre hendak disembelih, lalu disembelih, kemudian dipotong-potong dagingnya, hingga didistribusikan ke warga sekitar kami dokumentasikan secara real time. Dan shohibul kurban bisa melihat langsung di link website dashboard Al Madani," tambahnya.

Ia mengklaim sistem ini baru pertama diterapkan di masjid-masjid Kota Surabaya. Bahkan, sistem yang dilakukan di Masjid Al Madani rencananya akan direplika di Masjid Istiqlal Jakarta tahun depan.

"Dari pihak Masjid Istiqlal telah menghubungi kami juga dari Masjid Al Hikmah Jakarta," tambah Nur Hidayat didampingi programer Achmad Zulkarnaen.

Komunitas Masjid Al Madani Pakuwon City Surabaya memanfaatkan AI untuk transparansi penyembelihan hewan dan distribusi daging kurban.Komunitas Masjid Al Madani Pakuwon City Surabaya memanfaatkan AI untuk transparansi penyembelihan hewan dan distribusi daging kurban. (Foto: Istimewa)

Secara total, Masjid Al Madani Surabaya tahun 2026 ini menerima 16 ekor sapi, dan 50 ekor kambing. Seketaris Panitia Kurban Masjid Al Madani Surabaya, Donny Setiawan menambahkan daging-daging hewan kurban tersebut dibagikan ke yayasan panti asuhan, pondok pesantren, dan warga sekitar Pakuwon City yang telah didata.

"Jadi semuanya sudah tersistem termasuk penerima, semuanya tercatat dalam dashboard. Alhamdulillah, tahun ini jam 11 siang sudah selesai penyembelihan berkat sistem ini, jadi lebih tertata dan transparan. Masing-masing paket berisi daging kurban 1 Kilogram," tandasnya.



(abq/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads