Mengintip Pameran Produk Agribisnis Unggulan Kabupaten Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Kamis, 24 Nov 2022 20:35 WIB
Pemkab Mojokerto menggelar pameran berbagai produk agribisnis unggulan dari 18 kecamatan di Bumi Majapahit.
Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim
Mojokerto -

Pemkab Mojokerto menggelar pameran berbagai produk agribisnis unggulan dari 18 kecamatan di Bumi Majapahit. Selain meningkatkan pemasaran produk-produk tersebut, pameran ini juga untuk memotivasi masyarakat agar lebih kreatif lagi dalam mengolah berbagai hasil pertanian dan peternakan.

Pameran produk agribisnis unggulan kali ini digelar di Lapangan Desa Kedunglengkong, Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Pameran ini diikuti Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dari 18 kecamatan di wilayah Bumi Majapahit. Setiap peserta memamerkan produk agribisnis unggulan masing-masing.

Seperti aneka produk olahan cokelat dari Kecamatan Dlanggu, jagung ketan ungu dari Kecamatan Kutorejo, telur bebek asin asap dari Mojosari. Ada pula bakso kelor dari Kecamatan Puri, pie susu sapi dan olahan stroberi dari Kecamatan Pacet, serta dawet ketela ungu dari Kecamatan Trawas.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati membuka langsung pameran produk agribisnis unggulan kali ini. Pameran bertema Pertanian Maju, Mandiri, Modern ini juga dimeriahkan dengan sejumlah perlombaan. Mulai dari lomba stand indah, inovasi produk, tumpeng berbahan dasar jagung, serta padi, jagung, kedelai (Pajale) Award.

Bupati Ikfina mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada di bekas Kerajaan Majapahit ini semaksimal mungkin untuk pertanian, perkebunan dan peternakan. Menurutnya Pemkab Mojokerto berkomitmen untuk mewujudkan pertanian, perkebunan dan peternakan yang maju, mandiri dan modern. Di lain sisi, para petani harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan iklim.

"Oleh sebab itu, Dinas Pertanian dan teman-teman para penyuluh pertanian di BPP masing-masing juga harus lebih dulu bagaimana bisa menyesuaikan ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi para petani. Kita sudah bekerja sama dengan banyak pihak itu harus serius," terangnya.

Orang nomor satu di Pemkab Mojokerto ini menjelaskan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk agribisnis, dibutuhkan penggunaan teknologi modern dalam mengolah berbagai hasil pertanian, perkebunan dan peternakan. Para petani maupun pelaku agribisnis juga dituntut untuk terus meningkatkan jejaring pemasaran produk.

Ikfina berharap pameran produk agribisnis unggulan ini mampu meningkatkan jejaring para pelaku agribisnis di Kabupaten Mojokerto. Sehingga ke depan, pemasaran mereka kian luas dan meningkat. Di samping itu, pameran ini juga diharapkan semakin mengembangkan program-program pembangunan di bidang pertanian yang bersifat ketahanan pangan.

"Alhamdulillah di Kabupaten Mojokerto ini kita memiliki variasi produk agribisnis yang sangat luar biasa. Sehingga produk-produk unggulannya ini ternyata ada spesifikasi di masing-masing wilayah. Semoga ke depan daya saingnya juga semakin tinggi," jelasnya.

Didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Nurul Istiqomah, Bupati Ikfina juga menyerahkan hadiah para pemenang lomba. Juara 1 lomba stand indah disabet Kecamatan Pacet, juara pertama lomba inovasi produk diraih Kecamatan Trawas. Kecamatan Jatirejo menjadi juara 1 lomba tumpeng jagung.

Sedangkan lomba produktivitas padi terbaik dimenangkan Kecamatan Pacet, komoditas jagung diraih Kecamatan Trowulan, serta komoditas kedelai diraih Kecamatan Bangsal. Pameran ini juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Hariyono dan Forkompimca Dlanggu.

(akd/ega)