Bupati Mojokerto Beri Contoh ASN Bayar Zakat Profesi ke Baznas

Bupati Mojokerto Beri Contoh ASN Bayar Zakat Profesi ke Baznas

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Senin, 03 Okt 2022 19:43 WIB
Pemkab Mojokerto
Foto: dok. Pemkab Mojokerto
Kabupaten Mojokerto -

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati membayar zakat profesi 2,5 persen dari gajinya ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ikfina ingin memberi contoh semua aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Mojokerto agar tertib membayar zakat profesi untuk membantu masyarakat miskin.

Zakat profesi tersebut dibayarkan Ikfina secara tunai kepada pengurus Baznas Kabupaten Mojokerto yang datang ke kantornya pagi tadi. Teladan yang sama juga diberikan Wabup Muhammad Al Barraa atau Gus Barra dan Sekda Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko.

Zakat Bupati, Wabup dan Sekda diterima langsung Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto Sholihin. Doa pun dilantunkan agar zakat profesi yang dibayarkan benar-benar menjadi berkah.

Pembayaran zakat profesi 3 petinggi Pemkab Mojokerto itu juga disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Mojokerto Didik Chusnul Yakin dan Kabag Kesra Setda Kabupaten Mojokerto Nunuk Djatmiko.

"Bayar zakat ini sengaja saya tunjukkan supaya diikuti yang lain. Mohon agar segera diikuti yang lain, yakni para pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah) dan di bawahnya lagi," kata Ikfina di kantornya, Jalan A Yani, Senin (3/10/2022).

Seluruh ASN Pemkab Mojokerto wajib membayar zakat profesi sebesar 2,5 persen dari gaji yang mereka terima setiap bulan. Kewajiban tersebut berlaku bagi setiap ASN yang beragama Islam dan menerima gaji sama dengan atau lebih dari Rp 4,716 juta per bulan.

Ketentuan zakat profesi bagi para ASN Pemkab Mojokerto diatur dengan Peraturan Bupati (Perbup) Mojokerto nomor 104 tahun 2021 tentang Pedoman Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah. Untuk bulan ini, Baznas menyasar para kepala OPD dan pejabat eselon 3 setingkat sekretaris dinas dan kepala bidang. Mulai dari kantor kecamatan, dinas sampai sekretariat daerah.

Bupati Ikfina meminta Asisten Pemerintahan dan Kesra serta Kabag Kesra Setda Kabupaten Mojokerto mengawasi pembayaran zakat profesi dari para ASN ke Baznas. Menurutnya pembayaran zakat profesi dari seluruh ASN yang memenuhi syarat akan dilakukan secara nontunai mulai November 2022. Pemotongan zakat 2,5 persen dari gaji setiap bulan bakal ditangani Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mojokerto.

"Untuk sekarang zakat ini kami serahkan tunai, sambil menunggu sistemnya siap," terangnya.

Terkait pemanfaatan dana zakat profesi ASN, Ikfina meminta Baznas bersinergi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto. Menurutnya Dinsos harus mengupdate data kemiskinan di Bumi Majapahit sebagai calon penerima zakat. Sehingga penyaluran zakat benar-benar tepat sasaran untuk mengurangi angka kemiskinan.

"Begitu data kita pegang, akan kita verifikasi secara rinci siapa saja yang layak mendapatkan manfaat zakat tersebut. Itu yang akan jadi fokus utama sehingga kita harus punya data yang akurat," jelasnya.

Kabag Kesra Setda Kabupaten Mojokerto Nunuk Djatmiko menambahkan untuk sementara waktu, para kepala OPD dan pejabat eselon 3 membayar zakat profesi bulan ini secara tunai sampai 5 Oktober 2022. Pembayaran zakat profesi secara nontunai dari seluruh ASN akan dimulai bulan depan.

"Nanti kalau sistem perangkat sudah siap, insyallah mulai bulan November 2022 pembayaran zakat ASN sudah bisa dilaksanakan dengan cashless melalui sistem potong gaji otomatis," tandasnya.



Simak Video "5 Rekomendasi Aplikasi Kalkulator Zakat"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)