Viral Kakek-kakek Pedofil Lecehkan Anak Saat Main di Surabaya

Viral Kakek-kakek Pedofil Lecehkan Anak Saat Main di Surabaya

Andina Kurnia Winanda - detikJatim
Kamis, 15 Okt 2026 15:15 WIB
Ilustrasi anak laki-laki korban pelecehan seksual/penelantaran. (Dok. iStock)
Ilustrasi anak laki-laki korban pelecehan seksual. (Foto: Dok. iStock)
Surabaya -

Aksi dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur terjadi di kawasan Dinoyo, Surabaya. Terduga pelaku berinisial B, asal Ketintang ditangkap warga usai diduga memegang dan mencium anak-anak yang sedang bermain.

Aksi pelaku pertama kali diunggah oleh akun Threads @delasafr pada Rabu (14/10/2026). Dalam unggahan tersebut, kejadian bermula saat seorang warga yang hendak membeli gula curiga melihat pria bertopi dan bermasker memperhatikan anak-anak yang sedang bermain.

Pelaku tampak memegang anak-anak tersebut. Warga yang mengira pelaku hendak melakukan penculikan kemudian berputar balik untuk memastikan. Saat didatangi, pelaku terpergok mencium anak laki-laki, sementara anak perempuan di lokasi langsung melarikan diri. Pelaku kemudian disergap oleh warga sekitar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibu dari korban anak laki-laki berusia 11 tahun dan anak perempuan berusia 7 tahun yang merupakan keponakannya mengatakan, kondisi anak dan keponakannya saat ini dalam keadaan baik.

ADVERTISEMENT

"Keadaan anak saya baik-baik saja dan sudah melaksanakan kegiatan aktivitas seperti biasanya. Saya sebagai ibu sudah melaporkan dan sudah diproses," kata ibu korban saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (15/10/2026)

Ibu korban menceritakan, kasus ini awalnya dilaporkan ke Polsek Tegalsari, hingga akhirnya dibawa ke Polrestabes Surabaya.

Berdasarkan keterangan polisi yang disampaikan kepada ibu korban, kasus ini bukan pertama kalinya bagi pelaku. Beberapa bulan lalu pelaku pernah keluar dari polres atas kasus yang sama terhadap anak SMP, dan dibebaskan karena keluarganya membawa surat dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Meski demikian, ibu korban meragukan klaim status ODGJ tersebut karena penampilan dan cara bicara pelaku terpantau normal. Saat ditanya mengenai alasannya, pelaku mengaku melakukan aksi tersebut hanya untuk mencari kesenangan.

"Gak tahu juga ODGJ apa bukan, tapi dari penampilan dan cara bicara bukan ODGJ. Katanya buat senang-senang," tutur ibu korban.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads