Dramatisnya Penggerebekan Kampung Narkoba Jalan Kunti Surabaya

Dramatisnya Penggerebekan Kampung Narkoba Jalan Kunti Surabaya

Aprilia Devi - detikJatim
Rabu, 14 Okt 2026 15:45 WIB
Penggerebekan Kampung narkoba di Jalan Kunti Surabaya
Penggerebekan Kampung narkoba di Jalan Kunti Surabaya/Foto: Aprilia Devi/detikJatim
Surabaya -

Penggerebekan kampung narkoba di Jalan Kunti Surabaya berlangsung dramatis. Petugas gabungan menyisir sejumlah rumah hingga gang, Rabu (14/10/2026). Polisi turut mengecek rumah kosong maupun ruangan yang terkunci.

Petugas gabungan Polda Jatim dan BNN Jatim mengepung kawasan ini dengan motor dan mobil petugas. Kemudian, mereka menyisir setiap sudut di sini.

"Ini kita cari rumah yang kosong, ruangan yang kosong tapi di kunci, patut dicurigai," ujar Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Adik Agus Putrawan, saat memberikan arahan kepada sejumlah petugas di lokasi, Rabu (14/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikJatim hingga pukul 13.30 WIB, kegiatan penggerebekan masih berlangsung. Belasan orang tampak diamankan petugas. Beberapa di antaranya telah menjalani tes urine yang hasilnya saat ini dalam pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

Polisi menyisir hingga masuk ke dalam gang-gang rumah warga. Penjagaan ketat pun dilakukan.

Penindakan tersebut dilakukan Polda Jawa Timur bersama petugas gabungan. Selain melakukan pemeriksaan di sejumlah titik, petugas juga mendata orang yang diamankan dan barang bukti yang ditemukan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengatakan kegiatan pemeriksaan di kawasan Jalan Kunti masih berlangsung. Polisi masih mendalami hasil penindakan tersebut.

"Saat ini kegiatan masih berlangsung. Ada sejumlah orang yang diamankan termasuk beberapa barang bukti yang didata saat ini dan masih terus dilakukan pendataan serta pemeriksaan," ujar Jules kepada awak media di Jalan Kunti.

Jules mengatakan pihaknya belum dapat menyampaikan secara terperinci jumlah calon tersangka maupun barang bukti yang ditemukan. Menurutnya, polisi masih melakukan pendalaman agar informasi yang disampaikan sesuai dengan hasil pemeriksaan.

"Karena itu kami tidak ingin mendahului proses yang ada sehingga saat ini tentu belum bisa kita sampaikan secara rinci berapa jumlah calon tersangka maupun barang bukti yang didapatkan dari hasil penindakan," tuturnya.

Selain penindakan, kepolisian bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, dan tokoh masyarakat setempat berencana mendirikan pos pemantauan permanen di kawasan Jalan Kunti. Pos tersebut ditujukan untuk memperkuat pengawasan dan mencegah peredaran narkoba.

"Juga kami libatkan ada POM TNI serta tentu ada tokoh-tokoh masyarakat setempat yang akan kami libatkan untuk kita mendirikan secara bersama pos ya, pos pemantauan pengawasan sehingga nantinya secara bersama-sama kita akan berusaha memutus mata rantai peredaran narkoba khususnya yang berada di wilayah ini," pungkasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads