Jumlah siswa SMPN 1 Mojoanyar, Mojokerto yang diduga keracunan MBG, bertambah menjadi 45 orang. Sampai sore ini, tinggal satu siswa yang menjalani rawat inap di Puskesmas Gayaman.
Sampai Rabu (7/10) malam, Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto mencatat, total 44 siswa SMPN 1 Mojoanyar yang mengalami gejala keracunan. Dari jumlah itu, 16 siswa dievakuasi ke Puskesmas Gayaman dan 1 siswa ke RS Gatoel.
Sedangkan 27 siswa ditangani di sekolah karena gejalanya ringan. Hingga kemarin malam, tinggal 2 siswi yang menjalani rawat inap di Puskesmas Gayaman. Namun, hari ini keduanya diizinkan pulang karena kondisinya sudah pulih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi siang ada yang baru masuk satu orang dari SMPN 1 Mojoanyar," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggrahini Sulistyowati kepada detikJatim, Kamis (8/10/2026).
Sampai saat ini, lanjut Dyan, siswa tersebut masih dirawat di Puskesmas Gayaman. Keluhannya sama, yakni pusing, sakit perut, mual, muntah dan diare. Dengan begitu, korban dugaan keracunan MBG menjadi 45 siswa.
"(Yang masih dirawat) Tersisa satu pasien baru yang masuk siang tadi," jelasnya.
Sebelumnya, dugaan keracunan MBG di SMPN 1 Mojoanyar baru terungkap pada Rabu (7/10) sekitar pukul 09.30 WIB. Sebab banyak siswa yang mengantre di toilet karena diare. Keluhan lainnya berupa sakit perut, pusing, mual dan muntah. Pihak sekolah pun menghubungi Puskesmas Gayaman.
Berdasarkan pengakuan para korban, mereka keracunan MBG yang dibagikan pada Selasa (6/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Siang itu, menunya berupa nasi, sate ayam, saus kacang, acar timun dan wortel, serta anggur muscat.
Sate ayam pada MBG tersebut diduga menjadi biang keladinya. Sebab sate ayam itu beraroma tak sedap dan terdapat rasa asam layaknya makanan basi.
Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto masih menyelidiki apakah karena MBG atau penyebab yang lain. MBG yang disantap para siswa dipasok SPPG Jabon Mojoanyar, Yayasan Kajian Fiqih Aswaja, Perumahan Graha Kahuripan, Desa Jabon, Mojoanyar, Mojokerto.
Setiap harinya, SPPG ini menyediakan 2.919 porsi MBG untuk 15 sekolah. Salah satunya SMPN 1 Mojoanyar sejumlah 702 porsi untuk siswa, guru dan karyawan sekolah.
