Polisi membeberkan hasil autopsi jenazah MF (23), pria yang tewas di tangan pacarnya, IR (22). Dari hasil pemeriksaan autopsi yang dilakukan RS Ibnu Sina, terdapat 23 luka yang disebabkan benda tajam.
"Hasil pemeriksaan medis, terdapat kurang lebih 23 luka yang disebabkan benda tajam," kata Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo, Senin (5/10/2026).
Prasetyo menambahkan, dalam melakukan aksinya, tersangka terlebih dahulu menutup wajah korban menggunakan selimut. Kemudian menggunakan pisau untuk menusukkan ke bagian leher korban sebanyak dua kali.
"Korban kemudian terbangun dan berusaha melakukan perlawanan dengan mendekap tersangka," tambahnya.
Pada saat terjadi perlawanan tersebut, lanjut Pras, tersangka kemudian mengambil pisau lainnya yang sebelumnya juga telah dipersiapkan.
Dengan menggunakan pisau tersebut, tersangka melakukan serangan secara berulang kali ke arah tubuh korban hingga mengakibatkan korban mengalami luka-luka dan kehilangan banyak darah.
"Akibat serangan berulang kali itu lah, terdapat banyak luka pada korban. Sehingga korban kemudian meninggal dunia di tempat kejadian," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang wanita berinisial IR (22) diduga membacok kekasihnya, MF (23), hingga tewas. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah Toko Bangunan Jalan Beji PDAM, Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik.
Usai membunuh korban, pelaku kemudian menelepon 110 untuk menyerahkan diri ke polisi. Laporan tersebut diterima polisi sekitar pukul 08.30 WIB.
Pantauan detikJatim, anggota Inafis Satreskrim Polres Gresik mendatangi lokasi pembunuhan sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah melakukan sejumlah pemeriksaan dan penyelidikan polisi menyegel Toko Bangunan bernama Al Inayah 3.
Polisi juga mengambil rekaman CCTV yang berada di depan toko bangunan tersebut. Setelah itu polisi meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.40 WIB.
Tampak di lokasi keluarga korban berdatangan untuk melihat kondisi korban.
Simak Video " Video ASN Gresik Terseret Kasus Penipuan CPNS, Polisi Turun Tangan "
(auh/hil)