Babak Belur Pria Surabaya Usai Kepergok Curi Motor di Sidoarjo

Babak Belur Pria Surabaya Usai Kepergok Curi Motor di Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Minggu, 30 Agu 2026 12:30 WIB
Pria asal Surabaya babak belur dihajar massa karena kepergok saat akan mencuri motor
Pria asal Surabaya babak belur dihajar massa karena kepergok saat akan mencuri motor (Foto: Suparno Nodhor/detikjatim)
Sidoarjo -

Seorang pria asal Surabaya Yang berinisial, RP (26), babak belur setelah diamankan warga karena diduga hendak mencuri sepeda motor Honda Beat di teras rumah warga di Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Aksi itu gagal usai pelaku kepergok dan diteriaki maling.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, sepeda motor Honda Beat milik Wahyu Priamukti tengah diparkir di teras rumah dalam kondisi terkunci stang.

Kanit Reskrim Polsek Candi AKP Imam Tarmudji mengatakan pelaku datang dengan berjalan kaki. Yang bersangkutan kemudian diduga merusak lubang kunci motor dengan alat yang telah dimodifikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku memasukkan obeng yang sudah dimodifikasi berbentuk lancip dan digabung dengan kunci ring pas ukuran 8 ke lubang kunci sepeda motor. Kemudian diputar paksa hingga lubang kunci rusak," kata Imam kepada detikJatim melalui telepon selulernya, Minggu (30/8/2026).

ADVERTISEMENT

Setelah kunci berhasil dirusak, motor dalam kondisi menyala. Namun, pelaku belum sempat membawa kabur motor tersebut karena aksinya diketahui saksi, Mochammad Nur Fahmi.

"Saat itu pelaku diketahui saksi dan kemudian diteriaki maling. Pelaku berusaha melarikan diri," jelasnya.

Warga yang mendengar teriakan tersebut kemudian melakukan pengejaran. Pelaku berhasil diamankan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Setelah diamankan, pelaku sempat dibawa warga ke Balai Desa Sumorame. Kebetulan saat itu anggota Polsek Candi sedang melakukan patroli di sekitar lokasi.

"Kebetulan petugas sedang patroli kemudian datang dan membawa tersangka beserta barang bukti ke Polsek Candi untuk proses lebih lanjut," ujar Imam.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua buah anak obeng yang telah dimodifikasi dan berbentuk lancip serta satu buah kunci ring pas ukuran 8. Polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Beat milik korban beserta kunci dan BPKB.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 18 juta. Polisi kini masih melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

"Tersangka sudah diamankan dan saat ini proses penyidikan masih berjalan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka serta penyitaan barang bukti," pungkas Imam.



(ihc/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads