Deretan Kasus Kecelakaan gegara Pengemudi Mabuk di Surabaya

Aprilia Devi - detikJatim
Senin, 24 Agu 2026 11:45 WIB
1 Orang Tewas Usai Honda Jazz Tabrak Pohon di Surabaya, Sopir Diduga Mabuk/Foto: Istimewa (Dok 112)
Surabaya -

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengemudi dalam pengaruh alkohol kembali terjadi di Surabaya. Terbaru, pengemudi Mitsubishi Outlander menabrak dua kendaraan hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia pada Minggu (23/8/2026).

Dalam kurun 2024 hingga 2026, sejumlah kecelakaan di Surabaya juga melibatkan pengemudi yang berkendara dalam pengaruh alkohol. Beberapa di antaranya bahkan menelan korban jiwa.

Berikut deretan kasusnya:

1. Pengemudi Outlander Mabuk Tabrak 2 Mobil, 1 Orang Tewas

Kecelakaan terbaru terjadi di Jalan Taman Apsari dan Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (23/8/2026) dini hari. Mitsubishi Outlander bernopol L-1049-OO yang dikemudikan ENR (32) menabrak taksi listrik VinFast yang sedang terparkir.

Setelah itu, ENR terus melaju menuju Jalan Gubernur Suryo. Di sekitar Alun-Alun Surabaya, Outlander kembali menabrak RPK (25) yang sedang menaikkan barang ke Mitsubishi L300 miliknya yang sedang terparkir.

RPK mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Dr Soetomo. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, ENR kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol. Bahkan, saat berada di lokasi, ENR sempat marah-marah kepada orang-orang di sekitar.

"Marah-marah ke orang-orang yang datang ke TKP, namanya orang mabuk," kata Galih.

ENR kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan polisi.

2. Pemobil Mabuk Tabrak Pedagang Soto hingga Tewas

Kasus lainnya terjadi di Jalan HR Muhammad, Surabaya. Kristianto Kurniawan mengemudikan Nissan Evalia dalam pengaruh alkohol hingga menabrak pedagang soto Abdul Samad.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat mengemudi, Kristianto juga berusaha mencari ponselnya yang terjatuh sehingga konsentrasinya terganggu.

Mobil kemudian melaju dan oleng hingga menabrak Abdul Samad serta pedagang tahu tek bernama Piin.

Abdul Samad mengalami luka berat dan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Kasus ini kembali menjadi sorotan pada 2026 setelah Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 8 bulan penjara kepada Kristianto.



Simak Video "Video Kakorlantas: Korban Tewas Kecelakaan Turun 25% saat Operasi Lilin 2025"


(irb/hil)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork