Pria Banyuwangi Bakar Al-Quran Kabur karena Takut Dimassa Warga

Pria Banyuwangi Bakar Al-Quran Kabur karena Takut Dimassa Warga

Eka Rimawati - detikJatim
Kamis, 03 Sep 2026 15:45 WIB
Polisi olah TKP pembakaran Al-Quran yang dilakukan warga di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Banyuwangi
Polisi olah TKP pembakaran Al-Quran yang dilakukan warga di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Banyuwangi (Foto: Dok. Istimewa)
Banyuwangi -

AR (40), pria di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Banyuwangi nekat membakar Al-Quran dan videonya diunggah ke aplikasi perpesanan WhatsApp. Polisi kini tengah memburunya setelah mendatangi rumahnya.

"Kami masih mencari keberadaan pelaku. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mencari keberadaan yang bersangkutan," kata Kanit Reskrim Polsek Muncar Ipda Sujarwadi Putra, Kamis (3/9/2026).

Menurut Sujarwadi, kabur setelah melakukan aksinya karena takut diamuk warga. Pasalnya saat melakukan aksinya, pelaku sempat merekam dan mengunggah ke status WhatsApp.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia kabur karena takut dihakimi masa. Karena warga marah dengan aksinya. Dan kami pastikan warga tidak akan main hakim sendiri, sudah kami redam," terang Sujarwadi.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, seorang pria di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur nekat membakar Al-Quran. Aksinya ini juga sempat direkam dan dibagikan ke status aplikasi perpesanan instans WhatsApp.

Kanit Reskrim Polsek Muncar Ipda Sujarwadi Putra saat dikonfirmasi membenarkan aksi penistaan agama tersebut. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

Sedangkan pelaku diketahui berinisial AR (40). Sujarwadi menyebut pihaknya telah mendatangi rumah pelaku, namun pihaknya tak menemukan yang bersangkutan.

"Anggota sudah mendatangi TKP dan mengamankan sisa-sisa Al-Qur'an yang terbakar. Saat kami datang, yang bersangkutan tidak berada di tempat," kata Sujarwadi, Kamis (03/9/2026).

Dari hasil pengecekan TKP, lokasi kejadian berada di halaman rumah sekaligus bengkel mesin alat-alat pertanian milik pelaku. Sementara motif pelaku kini masih didalami oleh pihak kepolisian.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads