Pelakor di Sampang yang Dihajar dan Dilumuri Bubuk Cabai Lapor Polisi

Pelakor di Sampang yang Dihajar dan Dilumuri Bubuk Cabai Lapor Polisi

Kamaluddin - detikJatim
Kamis, 13 Agu 2026 20:35 WIB
MR (27), wanita yang dikeryok dan dilumuri bubuk cabai emak-emak karena dituduh pelakor di Sampang
MR (27), wanita yang dikeryok dan dilumuri bubuk cabai emak-emak karena dituduh pelakor di Sampang (Foto: Kamaluddin/detikJatim)
Sampang -

MR (27), perempuan yang dikeroyok karena dituding sebagai perebut laki orang (pelakor) di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Sampang akhirnya lapor ke polisi. Ia lapor pada Kamis (13/8).

"Korban didampingi keluarganya resmi melapor, korban sekarang masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," kata Kasat Reskrim Polres Sampang Iptu Fajri Alim.

Salah satu keluarga yang ikut mendampingi menyebut, korban mengalami trauma berat setelah mengalami pengeroyokan. Korban juga lebih memilih mengurung diri selama dua hari lebih di dalam kamar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah kejadian itu MR mengeluhkan sakit pada bagian kepala, pada leher belakang dan pergelangan tangan kanan serta rasa panas pada bagian wajah dan kemaluan selama 2 hari," ujar salah satu keluarga yang enggan disebut namanya.

ADVERTISEMENT

Pihak keluarga berharap agar semua pelaku yang terlibat diproses hukum seadil-adilnya. Sebab tindakan brutal para pelaku tidak hanya menyebabkan korban trauma, tapi video juga tersebar di media sosial.

"Nah baru sekarang ini korban bisa keluar (rumah) lapor polisi biar semua pelaku dihukum," tandasnya.

Sebelumnya, video berdurasi 7 menit 7 detik yang memperlihatkan dugaan pengeroyokan tersebut viral di media sosial dan dilihat detikJatim pada Rabu (12/8/2026). Dalam rekaman itu, korban terlihat terkapar di lantai, sementara seorang perempuan menjambak rambutnya dan perempuan lain memegangi tangan korban.

Korban yang dituding sebagai pelakor terdengar meminta agar pengeroyokan dihentikan dan mengaku meminta maaf.

"Ambueh ongkok la mi saporanah jek bengkangih engkok mi (Mau berhenti saya Bu. Minta maaf saya Bu)," salah satu kalimat yang diucapkan perempuan dituding pelakor itu, dilihat detikJatim, Rabu (12/8/2026).

Perempuan lain dalam video tersebut kemudian menyinggung status suami dan anak yang dimiliki pria yang diduga menjalin hubungan dengan korban.

"Je'la taoh Andik bineh, Andi anak makgik eterrossagih, lakar la pelakor (Sudah tahu kalau sudah punya istri, punya anak kok ya diteruskan, memang pelakor)," sahut salah satu perempuan yang turut menjadikannya bulan-bulanan.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads