Pemeran Pria Video Mesum Pelajar Banyuwangi Ditahan Sejak Awal Agustus

Pemeran Pria Video Mesum Pelajar Banyuwangi Ditahan Sejak Awal Agustus

Eka Rimawati - detikJatim
Selasa, 04 Agu 2026 19:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi (Foto: Dok.detikcom)
Banyuwangi -

MD (17), pemeran pria dalam video mesum pelajar di Banyuwangi telah ditetapkan sebagai tersangka atau anak berhadapan dengan hukum (ABH). Penahanannya ternyata telah dilakukan sejak Sabtu, 1 Agustus 2026.

"Berdasarkan laporan ayah dari perempuan, ABH kami tahan sejak 1 Agustus lalu," kata Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi, Selasa (4/8/2026).

Lanang menambahkan, penetapan tersangka tersebut setelah pihaknya mengantongi bukti-bukti yang cukup dan telah melakukan gelar perkara serta pemeriksaan tiga saksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penetapan tersangka didasarkan pada hasil gelar perkara dan pemenuhan alat bukti yang cukup," ujar Lanang.

ADVERTISEMENT

Setelah videonya viral, tersangka sendiri diketahui langsung muncul. Dalam video klarifikasinya, ia mengakui bahwa dalam video adalah dirinya serta meminta maaf.

"Saya minta maaf karena telah membuat jelek nama sekolah. Saya meminta maaf kepada semua teman-teman dan semuanya karena telah melakukan perbuatan yang jadi bahan perbincangan hangat di kalangan semua orang," ujar MD dalam rekaman yang beredar sejak beberapa hari terakhir.

"Permintaan maaf ini tidak ada paksaan dari pihak manapun," tambahnya.

Sebelumnya, jagat maya di Banyuwangi dihebohkan dengan beredarnya rekaman suara bernuansa erotis yang memuat ucapan 'yang wis yang'. Potongan suara tersebut ramai digunakan sebagai latar berbagai unggahan video di media sosial dan diduga berasal dari video asusila yang melibatkan dua pelajar.

Video berdurasi singat yang diduga menjadi sumber suara tersebut, beredar luas melalui grup-grup WhatsApp. Dugaan keterlibatan pelajar di bawah umur membuat kasus ini memicu keprihatinan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, video tersebut diduga pertama kali beredar dari satu grup WhatsApp pelajar ke grup lainnya hingga akhirnya menyebar lebih luas.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads