Dikasih Rp 100 Ribu, Pelajar SMP di Pasuruan Kehilangan Honda PCX

Dikasih Rp 100 Ribu, Pelajar SMP di Pasuruan Kehilangan Honda PCX

Muhajir Arifin - detikJatim
Jumat, 17 Jul 2026 11:45 WIB
Lokasi curanmor di Pasuruan
Lokasi curanmor di Pasuruan/Foto: Muhajir Arifin/detikJatim
Pasuruan -

Pelajar kelas 1 SMP di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, menjadi korban penipuan. Motor Honda PCX yang ia kendarai dibawa kabur dua pelaku dan diganti uang Rp 100 ribu.

"Korban dikasih uang Rp 100 ribu, lalu pelaku pinjam motor dengan alasan ke toko. Ternyata motornya langsung dibawa kabur," kata Zainal, warga sekitar, menceritakan kejadian yang menimpa korban, Jumat (17/7/2026).

Zainal membeberkan, peristiwa bermula ketika korban membuat janji bertemu dengan pelaku untuk melakukan transaksi vapor di Dusun Pakem, Desa Martopuro, Rabu (15/7). Di tempat yang ditentukan itu, korban ditemui dua pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat bertemu, pelaku mengajak korban berpindah dari tepi jalan ke depan area makam dengan alasan lokasi tersebut lebih aman untuk bertransaksi.

ADVERTISEMENT

Vapor milik korban kemudian disepakati seharga Rp 50 ribu. Salah seorang pelaku menyerahkan uang Rp 100 ribu kepada korban. Setelah uang diterima, pelaku berdalih hendak membeli sesuatu di toko sekaligus mencari uang kembalian.

Untuk meyakinkan korban, pelaku meminta izin meminjam sepeda motor Honda PCX milik korban.

Tanpa menaruh curiga, korban menyerahkan kunci motornya karena mengira transaksi telah selesai dan pelaku akan segera kembali. Namun, pelaku justru melarikan diri membawa sepeda motor tersebut ke arah barat dan tidak pernah kembali.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan sepeda motor Honda PCX. Sementara uang Rp 100 ribu yang ditinggalkan pelaku menjadi satu-satunya barang yang tersisa di tangan korban.

"Peristiwanya terekam CCTV. Korban sudah melapor ke polisi," terang Zainal.

Polisi kini melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi. Polisi menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi dan memburu kedua pelaku.

"Iya masih dalam penyelidikan," kata Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.



(dpe/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads