Erlan, pria yang diduga terakhir kali bersama mendiang Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati sebelum meninggal kini banyak dicari orang. Tetangga Erlan di Dampit, Malang pun kaget karena pria itu sudah lama menghilang tak tentu rimbanya.
Diketahui bahwa Erlan pernah menjadi warga Jalan Semeru Selatan, RT 06, RW 03, Kecamatan Dampit, Malang. Bukan hanya karena kematian Ruly Yunis, beberapa waktu terakhir Erlan disebut banyak dicari karena dugaan kasus penipuan.
Ketua RT 06 Hanafi mengaku dirinya banyak mendapatkan pertanyaan dari sejumlah orang untuk menanyakan di mana Erlan sekarang berada? Pertanyaan itu muncul setelah foto Erlan banyak beredar di media sosial, setelah kematian Ruly Yunis di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa hari banyak yang mencari, setelah Erlan muncul fotonya karena kasus di Juanda itu," ungkap Ketua RT 06, Hanafi kepada detikJatim, Rabu (8/7/2026).
Hanafi mengaku awalnya mengira banyak orang mencari Erlan karena kasus kematian wanita di Juanda itu. Tetapi dirinya kemudian terkejut ternyata tidak sedikit yang mencari Erlan karena dugaan penipuan.
"Ada warga Pasuruan mencari Erlan, katanya mobil Pajeronya dibawa sampai sekarang belum dikembalikan," ujar Hanafi.
Sebagai Ketua RT, Hanafi mengaku saat ini juga banyak menerima pertanyaan dari aparat kepolisian terkait penyelidikan yang diduga berkaitan dengan Erlan.
"Banyak polisi juga datang dan tanya soal Erlan," tuturnya.
Masalahnya, kata Hanafi, Erlan sudah tidak menjadi warganya. Sejak bercerai dengan mantan istrinya yang tinggal di Jalan Semeru Selatan, Kecamatan Dampit, Malang, Erlan pun menghilang.
"Sudah bercerai sekitar tahun 2021 lalu, menikah dan tinggal di sini sekitar 7 tahunan. Nggak sampai 10 tahun," katanya.
Selama menjadi warganya, Hanafi juga tidak tahu apa aktivitas Erlan sesungguhnya. Misalnya, di mana sebenarnya Erlan bekerja atau apakah Erlan memiliki kesibukan di luar pekerjaan utamanya.
"Bersama mantan istrinya dulu cenderung tertutup. Saya hanya pernah tahunya Erlan sering olahraga pagi, setelah itu kayaknya banyak di rumah. Kerjanya apa, kami tidak tahu," tegasnya.
Sebelumnya, Sekdin PRKP Bangkalan Ruly Yunis ditemukan meninggal di dalam mobil Toyota Kijang Innova berpelat merah yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil itu diketahui telah masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu (20/6). Dari data parkir, kendaraan itu belum pernah keluar hingga akhirnya ditemukan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di dalamnya.
Setelah dilakukan pengecekan CCTV, tertangkap fakta bahwa Ruly tidak menyetir sendiri saat masuk ke bandara. Mobil dinas itu disopiri laki-laki yang jelas tertangkap kamera. Pria yang sama sebelumnya juga sempat diunggah di akun medsos milik Ruly.
Belakangan ini, berdasarkan informasi yang dihimpun kuasa hukum korban, Risang, pria yang terakhir kali bersama mendiang Ruly itu adalah Erlan yang pernah tinggal di Malang.
(ihc/dpe)
