Berapa Nilai Ekonomi 3,37 Ton Kuncup Ganja yang Digerebek di Gresik?

Berapa Nilai Ekonomi 3,37 Ton Kuncup Ganja yang Digerebek di Gresik?

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Kamis, 02 Jul 2026 18:35 WIB
BNN RI gerebek gudang jaringan narkoba internasional di Cerme, Gresik
BNN RI gerebek gudang jaringan narkoba internasional di Cerme, Gresik yang dibuat menyimpan narkoba 3,37 ton (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)
Gresik -

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek gudang 3,37 ton narkoba jenis kuncup bunga (cannabis buds) di Gresik, Jawa Timur. Penggerebekan ini diklaim mencegah potensi kerugian negara Rp 4,5 triliun.

"Secara nominal telah berhasil menyelamatkan potensi ekonomi senilai Rp 4.585.104.000.000," kata Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto saat press release, Kamis (2/7/2026).

Selain itu, lanjut Suyudi, penggerebekan ini juga menyelamatkan ribuan jiwa. Sebab kuncup ganja itu rencananya akan dibuat sebagai bahan baku cairan rokok elektrik atau vape.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari hasil penyitaan atas BB kuncup bunga cannabinoid sebanyak sekitar 3.371.400 gram atau sekitar 3,37 ton ini, tim gabungan telah berhasil menyelamatkan potensi penyalahgunaan yang dapat diselamatkan yaitu sekitar 10.114.200 jiwa, tandas Suyudi.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) membongkar jaringan internasional peredaran narkotika asal Thailand dengan menyita sekitar 3,37 ton narkotika jenis kuncup bunga (cannabis buds) di sebuah gudang kawasan pergudangan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pengungkapan ini merupakan hasil operasi gabungan BNN RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan serta Polda Jawa Timur.

Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan, pengungkapan dilakukan melalui operasi bersama yang berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026 di sejumlah wilayah, yakni DKI Jakarta, Tangerang, Purwakarta, Surabaya, dan Gresik.

"Pengungkapan ini diawali dari adanya informasi yang didapatkan oleh tim gabungan Bea Cukai berkolaborasi dengan Tim BNN RI pada hari Senin tanggal 29 Juni 2026 yang mencurigai adanya sebuah kontainer berasal dari Thailand dan telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok," kata Suyudi saat konferensi pers di Gresik, Kamis (2/7/2026).




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads