Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aktivitas penggeledahan di Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban pada Senin (29/6/2026) malam viral di media sosial. Penggeledahan tersebut dilakukan oleh petugas dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.
Dalam video rumah dinas Kajari Tuban yang terletak di kawasan Simpang Lima, Jalan Wahidin Sudirohusodo, tampak mendadak ramai setelah sempat terlihat tertutup rapat selama beberapa hari terakhir.
Pada Senin malam sekitar pukul 21.15 WIB, suasana di lokasi dilaporkan cukup tegang namun sibuk. Sejumlah pria berpakaian kasual dan petugas berseragam dinas kejaksaan terlihat lalu-lalang di area teras serta halaman depan. Pintu gerbang utama tampak dibuka lebar dengan sebuah mobil hitam terparkir di halaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa petugas berjaga di dekat gerbang sembari mengamati situasi sekitar, sementara yang lain keluar masuk dari dalam rumah dinas. Aktivitas yang diduga kuat sebagai tindakan penggeledahan oleh tim Kejati Jatim ini pun sempat menyita perhatian para pengguna jalan yang melintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tak hanya digeledah, beberapa pejabat seperti Kajari Tuban, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum), serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara tambang ilegal juga diperiksa.
Merespons kabar yang beredar, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tuban, Stephen Dian Palma, membantah keras adanya aktivitas penggeledahan maupun kedatangan tim dari Kejati Jatim pada Senin malam tersebut.
"Tidak ada kegiatan Kejati di Tuban. Tidak ada apa-apa, Pak. Itu pegawai Kejari Tuban," tegas Palma, Selasa (30/6/2026).
Kendati demikian, saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai keberadaan dan posisi Kajari Tuban saat ini, Palma enggan memberikan jawaban meskipun pesan singkat yang dikirimkan telah dibaca.
(auh/abq)
