Kajari Magetan Dicopot Kejagung Saat Tangani Kasus DPRD

Kajari Magetan Dicopot Kejagung Saat Tangani Kasus DPRD

Sugeng Harianto - detikJatim
Senin, 26 Jan 2026 16:45 WIB
Kajari Magetan Dicopot Kejagung Saat Tangani Kasus DPRD
Ilustrasi gedung Kejagung/Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Magetan -

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Magetan, Dezi Septiapermana, dicopot dari jabatannya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Pencopotan Dezi yang belum genap tiga bulan menjabat itu terjadi saat ia tengah menangani kasus di DPRD Magetan.

"Kita sedang menangani kasus laporan masyarakat terhadap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Magetan," ujar Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Magetan, Moh Andy Sofyan, saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (26/1/2026).

Menurut Andy, Kejari Magetan tengah menangani perkara dugaan penyimpangan anggaran pelaksanaan Pokok-Pokok Pikiran (Pokkir) DPRD Kabupaten Magetan. Dalam penanganannya, perkara tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih lidik dan masih berjalan saat ini prosesnya," kata Andy.

ADVERTISEMENT

Andy menjelaskan, penanganan dugaan penyimpangan dana Pokkir tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang masuk ke Kejari Magetan. Dugaan penyimpangan pelaksanaan Pokok-Pokok Pikiran DPRD itu terjadi pada periode 2021 hingga 2023.

"Kita ada lidik terkait Pokir DPRD Magetan tahun anggaran 2022 sampai dengan tahun 2023," tandas Andy.

Sebelumnya, karier Dezi Septiapermana sebagai Kajari Magetan berakhir setelah ia dicopot dari jabatan usai diamankan oleh Kejagung.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat, mengatakan pencopotan Dezi telah dilakukan sejak Senin, 19 Januari 2026. Posisinya kini telah digantikan oleh pejabat baru.

"Pencopotan sudah dilaksanakan 19 Januari 2025 lalu sebelum berita KPK OTT Wali Kota Madiun. Penggantinya sudah ada," ujar Agus kepada detikJatim, Senin (26/1/2026).

Agus menjelaskan, Dezi baru menjabat sebagai Kajari Magetan sekitar tiga bulan. Dezi menggantikan Kajari sebelumnya, Yuana Nurshiyam, sejak 31 Oktober 2025.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads